Telkomsel Sesuaikan Kementrian Pariwisata Dalam Penambahan Layanan

“Kalau untuk yang di 12 destinasi tersebut telkomsel sudah membangun jaringan broad band dari 3 G maupun 4 G untuk ke 12nya, tapi nanti tentunya jika ada destinasi baru juga akan kita tambah lagi dengan begitu kita harapkan akan menambah dayatarik wisatawan mancanegara untuk datang ke 12 desinasi tersebut”

Telkomsel Sesuaikan Kementrian Pariwisata Dalam Penambahan Layanan


Telegraf, Jakarta- PT Telkomsel berkomitmen terus dalam mesuport industri pariwisata, terbukti Telkomsel telah membangun 152 ribu BTS dimana 103 ribu BTS merupakan BTS 36/46. selain itu. 753 BTS diantaranya adalah BTS di daerah 3T (Tex-depan, Terluar, Terunggal), dan Perbatasan, dalam menunjang ekosistem broadband.

Untuk pengembangannya kedepan selain dari yang sudah terpasang yaitu 12 destinasi Ririek Adriansyah, Direktur Umma Telkomsel mengatakan, telkomsel akan mengikuti pihak kementrian pariwisata dimana dimana nanti penambahan pariwisata, telkomsel akan support.

“Kalau untuk yang di 12 destinasi tersebut telkomsel sudah membangun jaringan broad band dari 3 G maupun 4 G untuk ke 12nya, tapi nanti tentunya jika ada destinasi baru juga akan kita tambah lagi dengan begitu kita harapkan akan menambah daya tarik wisatawan mancanegara untuk datang ke 12 desinasi tersebut,” ungkap Ririek.

Ririek juga menjelaskan ke 12 destinasi yang sudah dapat di nikmati antara lain Candi Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Bromo-Tengger-Semeru (Jawa Timur). Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Toba (Sumatera Utara), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Tanjung besung (Banten), Morotai (Maluku Utara), Tanjung Kelayang (Bangka Belitung), Bunaken (Sulawesi Utara), Raja Ampat (Papua Barat).

Dan ini akan terus bertambah menyesuaikan kementrian pariwisata, jika kementrian menambah lokasi pariwisata baru telkomsel akan menyesuaikan penambahan tersebut tutur Ririek usai seminar mengenai Go Digital Wonderful Indonesia di Hotel Le meridian Jakarta, Senin (13/11/17).

Baca Juga :   Netflix Lakukan Ekspansi Bisnis Video Game

Bukan saja konektifitas ujar Ririek, pengembangan ekosistem digital juga di lakukan seperti Next Dev yaitu salah satu pemngembangan aplikasi yang terkait dengan wisata untuk didata dalam pembuatan Analisa sehingga dapat melakukan profiling dari wisatawan tersebut.

“Aplikasi itu seperti Guide dan bisa menjelaskan berbagai hal, misalkan dideket sini ada monas maka dia menjelaskan monas tersebut, karena itu databasenya bisa di tambah terus,” katanya. Hal ini di lakukan sesuai dengan intruksi Presiden Joko Widodo agar dalam pengembangan destinasi wisata di lakukan konektifitas dan aksesbilitas. (Red)

Credit Photo: Atti Kurnia/telegraf.co.id


 

Atti K.

close