TEI-VE 2020 Catat USD 570,92 Kontrak Dagang 15 Negara

“Transaksi melalui misi pembelian pada TEI-VE ke-35 senilai USD 570,92 juta menunjukkan pentingnya Kementerian Perdagangan melalui peran strategis perwakilan perdagangan diluar negeri sebagai salah satu ujung tombak peningkatan ekspor, terutama di tengah pandemi Covid-19 yang membatasi mobilitas fisik antarnegara. Kami terus berkomitmen meningkatkan kinerja ekspor nasional dengan berbagai upaya yang dilakukan secara maksimal"

TEI-VE 2020 Catat USD 570,92 Kontrak Dagang 15 Negara

 


Telegraf – Trade Expo Indonesia Virtual Exhibition (TEI-VE) ke-35 pada tahun 2020 berhasil bukukan kontrak dagang USD 570,92. TEI-VE dilakukan secar virtual dari tanggal 10 Oktober bulan lalu hingga 16 Novemver 2020. Capaian tersebut diperoleh dari 68 penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan 15 negara.Hal itu di ungkapkan oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Kasan dalam keterangan resminya Senin (16/11). Dari kontrak dagang tersebut kasan menyebutkan diperoleh dari 68 penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan 15 negara.

“Transaksi melalui misi pembelian pada TEI-VE ke-35 senilai USD 570,92 juta menunjukkan pentingnya Kementerian Perdagangan melalui peran strategis perwakilan perdagangan diluar negeri sebagai salah satu ujung tombak peningkatan ekspor, terutama di tengah pandemi Covid-19 yang membatasi mobilitas fisik antarnegara. Kami terus berkomitmen meningkatkan kinerja ekspor nasional dengan berbagai upaya yang dilakukan secara maksimal,” ungkapnya.

Diwaktu yang sama Menteri Perdagangan Agus Suparmanto juga menyampaikan TEI-VE kali ini, negara dengan transaksi perdagangan barang tertinggi adalah Jepang, Mesir, Australia, Malaysia, dan Belanda dan produk yangmasih di minati dan memiliki traansaksi besar adalah kertas, kopi, kendaraan dan rempah rempah.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini. TEI-VE tahun ini berhasil mencatat nilai transaksi sementara sebesar USD 678,1 juta yang meliputi perdagangan barang, investasi, dan jasa. Nilai tersebut akan terus bertambah, mengingat ada beberapa transaksi yang masih dalam tahap negosiasi hingga penutupan showcase produk pada 10 Desember 2020,” kata Agus.

Agus Menyampaikan sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo untuk melakukan transformasi kegiatan luring ke daring dalam upaya meningkatkan nilai tambah produk unggulan, berbagai kegiatan telahvdilaksanakan dalam TEI-VE ke-35 ini.

“Tidak kurang dari 4.415 peserta telah mengikuti forum bisnis dan kegiatan penyuluhan bisnis. Hal ini merupakan kabar gembira, mengingat di tengah pandemi yang masih berlangsung, para pelaku usaha tetap memiliki semangat untuk bertahan bahkan mencari peluang di pasar global,” jelas Agus. (AK)


Credit Photo : Gedung Kementrian Perdagangan Jl. Ridwan rais, Gambir Jakarta Pusat/Doc/webkemendag


 

Atti K.