Target Premi 120 Milyar Dalam Kerjasama Bank Muamalat dan Takaful Keluarga

”Kerja sama ini memadukan keunggulan dua institusi keuangan syariah yang sarat pengalaman dengan reputasi terbaik di tanah air. Kami optimistis syiar keuangan syariah akan semakin menggema dan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan keunggulan serta manfaat produk keuangan syariah"

Target Premi 120 Milyar Dalam Kerjasama Bank Muamalat dan Takaful Keluarga

Telegraf, Jakarta – Dalam rangka pemasaran produk asuransi syariah dengan model bisnis distribusi PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Jalin kerja sama bancassurance dengan PT Asuransi Takaful Keluarga yang menargetkan tahun pertama mampu mengumpulkan premi sebesar Rp120 miliar.

Direktur Bisnis Ritel  PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Purnomo B. Soetadi menjelaskan kerja sama kedua perusahaan ini adalah dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk asuransi, khususnya asuransi pendidikan. Seiring dengan semakin meningkatnya kesadaran keluarga di Indonesia mengenai pentingnya perencanaan keuangan khususnya untuk pendidikan anak.

”Kerja sama ini memadukan keunggulan dua institusi keuangan syariah yang sarat pengalaman dengan reputasi terbaik di tanah air. Kami optimistis syiar keuangan syariah akan semakin menggema dan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan keunggulan serta manfaat produk keuangan syariah,” ungkap Purnomo, di Kantornya, Jakarta.

Direktur Utama Takaful Keluarga Arfandi Arief mengungkapkan terkait target kerjasama yang dilakukan adalah dapat memperoleh premi sebanyak banyaknya karena terlihat dari kantor cabang bank muamalat memiliki 350 kantor cabang seluruh Indonesia. Arfandi mencontohkan jika dalam 1 hari di 350 banking networknya bisa menarik 1 nasabah. Berarti 350 nasabah per hari.

“Jika dilakukan oleh tim tim muamalat yang ekspert kalau dalam satu hari saja 1 orang mau bikin production berarti berarti 350 polis 1 hari, dikalikan dengan 300 an hari kerja sudah bisa menjadi sekitar 10 ribu polis, 10 ribu polis dalam satu tahun, kalau preminya misalkan 1 juta per bulan jadi Rp12.000.000,- pertahun bisaa bisa Rp 120 miliaran bisa di tahun pertama,” kata Arfandi Rabu, (4/9).

Lanjut Arfandi terkait dengan tantangan kedepan Arfandi menyebutkan bahwa tantangannya untuk nasabah baru lwbih pada aeni saja karena insurance audah di kenal banyak orang.

Baca Juga  Pertamina Salurkan Dana CSR 33T Untuk 61 Ribu Mitra Binaan

“Insurance, penetrasi rendah itu bukan berarti orang tidak paham dengan produk insurance tetapi seberapa gigih kita mengenalkan produk kita, itu kendalanya disitu, “pungkasnya.

Arfandi menambahkan Produk yang akan dipasarkan adalah program asuransi untuk perencanaan pendidikan yang telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun, kerjasama pemasarannya sendiri saat ini dalam proses pelaporan ke OJK. (Red)


Photo Credit : Direktur Bisnis Ritel  PT Bank Muamalat Indonesia Tbk  Ritel, Purnomo B. Soetadi (kanan) bersalaman dengan Arfandi Arief Direktur Utama  PT Asuransi Takaful Keluarga (kiri) di Jakarta, Rabu, (4/9). TELEGRAF

Bagikan Artikel



Komentar Anda