Tangkal Radikalisme, Pemerintah Siapkan Program Dua Juta Dai

"Pelan tapi pasti, kami akan menyesuaikan konten materi. Kami harap dengan penyebaran dua juta mubaligh dengan materi dakwah yang mencerdaskan, saya kira bangsa ini akan terselesaikan dengan bahasa agama,"

Tangkal Radikalisme, Pemerintah Siapkan Program Dua Juta Dai

Telegraf, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemsos) akan luncurkan Program pendidikan dan pengembangan dua juta Dai di seluruh Indonesia. Dengan langkah tersebut diharapkan bisa meredam penyebaran paham radikalisme.

“Umat Islam di Indonesia bisa mengimplementasikan ajaran Islam rahmatan lil’alamin. Seperti memunculkan dai-dai dengan kompentensi luar biasa yang menggambarkan soal kepentingan umat dan bangsa,” kata Menteri Sosial Idrus Marham, di Jakarta, Jumat (08/06/18).

Idrus Marham mengatakan, dirinya terinspirasi khatib salat Jumat di Masjid Istiqlal. Disitu dijelaskan bahwa nilai Ramadhan juga harus diimplimentasikan dalam kehidupan nyata.

“Yang menjadi Kemsos ada 26 masalah sosial. Bukan hanya anak yatim, tapi lebih dari itu. Pendidikannya kami perhatikan sungguh-sungguh,” ucapnya.

Idrus melanjutkan, dirinya juga bekerjasama dengan Masjid Istiqlal dan pengurusnya untuk menggelar program-program lainnya. Termasuk pengembangan Dai di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Imam Besar Istiqlal KH Nazarudin Umar mengakui, jika umat Islam di Indonesia ada 200 juta, maka idealnya diperlukan sedikitnya dua juta mubaligh.

“Pelan tapi pasti, kami akan menyesuaikan konten materi. Kami harap dengan penyebaran dua juta mubaligh dengan materi dakwah yang mencerdaskan, saya kira bangsa ini akan terselesaikan dengan bahasa agama,” kata Nazarudin. (Red)


Photo Credit : Menteri Sosial Idrus Marham. TELEGRAF/Koes W. Widjojo

 

Share