Tanggapan KPK Soal Putuskan Permohonan ‘JC’ Novanto

"Kami akan lihat juga konsistensinya di persidangan apakah cukup kooperatif dan mengakui perbuatannya. Kalau masih berbelit-belit dan tidak mengakui perbuatan tentu saja itu akan menjadi faktor tidak dikabulkannya JC,"

Tanggapan KPK Soal Putuskan Permohonan ‘JC’ Novanto


Telegraf, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memutuskan untuk mengabulkan permohonan justice collaborator (JC) yang diajukan Ketua DPR nonaktif, Setya Novanto. KPK tak ingin gegabah dalam memutuskan permohonan dari mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar tersebut.

Jubir KPK, Febri Diansyah menyatakan KPK tak ingin gegabah mengabulkan permohonan untuk bekerja sama membongkar kasus e-KTP yang menjeratnya sebagai tersangka. Perlu pertimbangan matang sebelum memutuskan permohonan ini.

“Masih dalam proses pertimbangan karena mengabulkan atau tidak posisi JC tidak bisa dilakukan secara cepat. Butuh pertimbangan yang cukup panjang,” kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, (12/1/2017).

Febri menyatakan, salah satu yang dipertimbangkan KPK adalah konsistensi Novanto dalam memberikan keterangan di penyidikan maupun persidangan. KPK akan memperhatikan apakah Novanto kooperatif dengan mengakui perbuatannya dan membongkar keterlibatan pihak lain atau tidak. KPK tak segan untuk menolak permohonan JC Novanto jika masih berbelit-belit dalam memberikan keterangan.

“Kami akan lihat juga konsistensinya di persidangan apakah cukup kooperatif dan mengakui perbuatannya. Kalau masih berbelit-belit dan tidak mengakui perbuatan tentu saja itu akan menjadi faktor tidak dikabulkannya JC,” tegasnya.

Untuk itu, KPK tak akan tergesa-gesa merespons permohonan Novanto. Hal ini lantaran status JC menentukan tuntutan, putusan, atau hal-hal lainnya setelah nantinya Novanto menjadi terpidana.

“Itu perlu kita pertimbangkan lebih lanjut. Terutama kita juga akan melihat siapa saja aktor lain yang akan dibuka oleh SN (Setya Novanto) terkait e-KTP atau kasus yang lain,” katanya. (Red)

Baca Juga :   Pendemi Belum Reda, Istiqlal Kembali Tiadakan Sholat Idul Fitri

Photo Credit : Antara


KBI Telegraf

close