Sustainability Tak Bisa Lakukan Sendiri Harus Bersama Sama

Sustainability Tak Bisa Lakukan Sendiri Harus Bersama Sama

“Keberadaan bisnis tidak boleh malah membuat masalah ini menjadi semakin besar. Sebaliknya, seyogyanya dunis bisnis menjadi bagian dari solusi. Strategi dan aktifitas bisnis yang berbasis pada prinsip sustainability menjadi sangat penting dalam hal ini. Di Unilever, sustainability sudah menjadi DNA kami sejak pertama kali didirikan pada abad ke-19. Secara global, sejak awal Unilever memiliki tujuan besar untuk memasyarakatkan kehidupan yang sustainable atau berkelanjutan melalui produk-produk dan program-programnya "

Sustainability Tak Bisa Lakukan Sendiri Harus Bersama Sama


Telegraf, Tangerang – Dalam rangka ulang tahun ke 17 Yayasan Unilever Indonesia lakukan sustanibility day yang bertujuan memasyarakatkan cara hidup dan cara berbisnis yang berkelanjutan/sustainible. Yang mana kehidupan tidak hanya berhenti di kita, tetapi akan turun temurun digunakan untuk anak cucu kita. Tetapi sustainability tidak bisa sendiri melainkan bersama sama melanjutkan dan melaksanakan serta menjaga bumi dengan prilaku dan gaya hidup  baik diri sendiri maupun korporasi.

Kelaparan, kemiskinan kesehatan, perubahan iklim dan sampah yang mengotori lingkungan yang bisa merusak lingkungan, sampah plastik adalah momok bagi lingkingan. “Yang mana setiap hari masyarakat khususnya jakarta menghasilkan 7000 ton perhari dan ini sudah membahayakan dan sudah sangat darurat,” ungkap Muhamad Bijaksana Junerosano pendiri Greeneration Indonesia yang memproduksi tas ramah lingkungan.

Unilever berkomitmen untuk membangun kesadaran masyarakat dalam isu sustainability dan bagaimana peran dunia bisnis dalam mengatasinya. Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Tbk.Hemant Bakshi menjelaskan kebradaan bisnis tidak boleh malah membuat masalah tetapi harus menjadi solusi.

“Keberadaan bisnis tidak boleh malah membuat masalah ini menjadi semakin besar. Sebaliknya, seyogyanya dunis bisnis menjadi bagian dari solusi. Strategi dan aktifitas bisnis yang berbasis pada prinsip sustainability menjadi sangat penting dalam hal ini. Di Unilever, sustainability sudah menjadi DNA kami sejak pertama kali didirikan pada abad ke-19. Secara global, sejak awal Unilever memiliki tujuan besar untuk memasyarakatkan kehidupan yang sustainable atau berkelanjutan melalui produk-produk dan program-programnya, ” di kantornya SCBD, Tanggerang. Senin (10/12/17).

Hadir pula penggiat dan pakar serta aktifis  serta profil profil inspiratif yang kerap bersinggungan dengan berbagai isu Susraininility. Seperti Marie Elka Pangestu Dewan Direksi Center of Strategic of International Studies, Muhamad Bijaksana Junerosano, CEO Greeneration Indonesia, Helga Angelina CEO Burgreens.

Di temui di tempat yang sama Mari Elka Pangestu, President of United in Diversity Foundation and Leadership Council of UN SDSN Southeast Asia and lndonesia menjelaskan, tantangan “Tantangan dan permasalahan yang dihadapi di dunia bisa dijawab melalui program berbasis sustainability. Sustainable Development Global [SDG] yang diusung PBB untuk Pembangunan Berkelanjutan atau Global Goals menetapkan sebuah visi untuk mengakhiri kemiskinan, kelaparan. ketidaksetaraan dan perlindungan sumber daya alam pada tahun 2030,” kata Marie (Red)

Credit Foto:atti kurnia/telegraf.co.id


Atti K.

close