Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Survei Sebut Ketidakpuasan Pada Kinerja Jokowi Meningkat
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Survei Sebut Ketidakpuasan Pada Kinerja Jokowi Meningkat

A. Chandra S. Selasa, 9 Februari 2021 | 05:47 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Photo Credit: Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada saat melakukan cek temperature suhu badan. Anadolou Agency/Getty Images
Photo Credit: Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada saat melakukan cek temperature suhu badan. Anadolou Agency/Getty Images
Bagikan

Telegraf – Indikator Politik Indonesia (IPI) merilis hasil survei terkait kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Angka ketidakpuasan terhadap kinerja Jokowi cenderung meningkat dalam setahun terakhir.

“Mayoritas warga puas dengan kinerja Presiden, tetapi dalam setahun terakhir ada kenaikan tingkat ketidakpuasan, dari 28% menjadi 35,6%,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam konfres irtual, Senin (08/02/2021).

Survei dilakukan pada 1-3 Februari 2021 dengan menggunakan metode simple random sampling. Jumlah responden 1.200 orang yang dipilih secara acak, dari kumpulan sampel acak survei tatap muka langsung Indikator Politik Indonesia pada rentang Maret 2018-Maret 2020.

Survei dilakukan melalui kontak telepon, karena saat ini masih pandemi Covid-19. Angka margin of error sekitar ±2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. Sampel berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional.

Tingkat kepuasan kepada Jokowi sebesar 62,9%. Sebanyak 57,8% di antaranya cukup puas, sedangkan 5,1% mengaku sangat puas, kurang puas (33%), tidak puas sama sekali (2,6%), tidak tahu/tidak jawab (1,4%).

Sementara hasil survei pada Februari 2020, sangat puas (11,9%), cukup puas (57,6%), kurang puas (26,1%), tidak puas sama sekali (2%), tidak tahu/tidak jawab (1,4%).

Burhanuddin menuturkan, hasil tren kepuasan terhadap kinerja Jokowi pada Februari 2021 ini merupakan titik terendah sejak Juni 2016.

“Ini titik terendah, tingkat kepuasan kepada Pak Jokowi, bahkan sejak Juni 2016. 62,9%. Meskipun tidak terlalu signifikan, tetapi lumayan. Tren ini kalau tidak diantisipasi oleh Presiden itu bisa alarm. Karena sebagian dari pendukung loyalnya sudah bergeser,” jelasnya.

Baca Juga :  Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Photo Credit: Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada saat melakukan cek temperature suhu badan. Anadolou Agency/Getty Images

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Ekosistem Informasi Moderen Membutuhkan Kesehatan Etika
Waktu Baca 2 Menit
Photo Credit: Illustration pencurian data pribadi oleh pihak yang tak bertanggung jawab bisa terjadi kapanpun. GETTY IMAGES/Thomas Trutschel
Keamanan Digital dan Pentingnya Privasi Data Pribadi
Waktu Baca 2 Menit
Pesatnya pertumbuhan penggunaan internet di Indonesia tidak diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam menilai dan mengecek kebenaran sumber informasi media melalui teknologi digital. Kemampuan ini dikenal sebagai literasi media digital.
Budaya Digital dan Pengaruhnya Terhadap Identitas Diri
Waktu Baca 2 Menit
Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika
Waktu Baca 2 Menit

Kasus DPO Agusrin Ternyata Isu Lama yang Terangkat Ulang: Penyidikan Diduga Sudah SP3 Sejak Lama

Waktu Baca 4 Menit

LPS Tegaskan Pentingnya Penjaminan Polis untuk Stabilitas Industri Asuransi

Waktu Baca 3 Menit

Penetrasi Rendah, Industri Asuransi RI Dinilai Masih Punya Ruang Pertumbuhan Sangat Besar

Waktu Baca 4 Menit

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Politika

PSI Buka Suara Terkait Peresmian Bandara di Morowali Oleh Jokowi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Keterlibatan Dunia Islam Dalam Geopolitik Global Sangat Diperlukan

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Prabowo Kembali Terima Kunjungan Sufmi Dasco di Hambalang

Waktu Baca 1 Menit
Politika

Temui Prabowo di Istana, Apa Saja Yang Dasco Bicarakan?

Waktu Baca 1 Menit
Politika

DPR Setujui RUU KUHAP Jadi Undang-Undang, Simak Isinya!

Waktu Baca 6 Menit
Politika

Draft Revisi Daftar Aturan Baru di KUHAP Akan Segera Disahkan

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?