Soal Kasus Pornografi Rizieq, Bukti Yang Didapatkan Kepolisian Akurat

Date:



Telegraf, Jakarta – Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Bekto Suprapto menyebutkan Polda Metro Jaya memiliki alat bukti yang akurat terkait dugaan kasus percakapan dan foto berkonten pornografi pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

“Saya sudah mengecek masalah itu bahwa yang disampaikan polisi (kasus Rizieq) akurat,” kata Bekto di Jakarta Jumat (02/06/2017).

Bekto mengatakan, yang dituduhkan kepada Rizieq dan seorang rekan wanitanya, Firza Husein, bukan rekayasa atau kriminalisasi. Ia memastikan, penyidik Polda Metro Jaya akan melanjutkan kasus Rizieq dan Firza hingga sidang di pengadilan karena memilik alat bukti lebih dari cukup.

Bekto juga menegaskan, Kompolnas juga akan mengawasi penyidik Polda Metro Jaya yang menangani kasus Rizieq agar tidak menyalahi aturan. Komisioner Kompolnas itu juga mempersilakan pengacara Rizieq mengajukan gugatan praperadilan ke pengadilan terkait penetapan tersangka yang dilakukan Polda Metro Jaya.

Polda Metro Jaya telah menetapkan tersangka, menerbitkan surat perintah penangkapan, daftar pencarian orang (DPO) dan mengajukan “red notice” terhadap Rizieq yang mangkir dari panggilan karena berada di Arab Saudi sejak 26 April 2017.

Rizieq dijerat Pasal 4 ayat (1) juncto Pasal 29 dan/atau Pasal 32 Undang-Undang 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, serta Pasal 27 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (Red)

Baca Juga :   Jokowi Apresiasi Masa Mudik Lebaran 2022

Photo Credit : Antara


Artikel Lainnya

Lainnya Dari Telegraf
Telegraf

Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Jokowi: Stop Beli Produk Impor

Telegraf - Hingga saat ini, dunia masih menghadapi situasi...

Jokowi Apresiasi Masa Mudik Lebaran 2022

Telegraf - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan apresiasinya kepada...

Tingkatkan Kemampuan Digital, Kominfo dan DPR RI Gelar Webinar

Telegraf - Kementerian Komunikasi dan informatika (Kemenkominfo) bersama Dewan...

Via Medsos, Alumni GMNI Akan Perkuat Narasi Kebangsaan

Telegraf - Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) diminta...