Setelah Indogrosir, Alfamart Adakan Kemitraan Dengan Warung Tradisional

Setelah Indogrosir, Alfamart Adakan Kemitraan Dengan Warung Tradisional

“Kehadiran retail modern itu suatu keniscayaan, kehadiran retail modern ini yang cepat berkembang, mengalahkan warung tradisional sehingga warung trasidional omsetnya menurun dan mengalami kerugian bahkan tutup”

Setelah Indogrosir, Alfamart Adakan Kemitraan Dengan Warung Tradisional


Telegraf, Tangerang – Kementrian Perdagangan berinisiasi anggota Asosiasi Pengusaha Ritail Indonesia APRINDO yakni Alfamart, adakan kerjasama dengan 7 perbankkan dan warung tradisional dalam rangka kemitraan, kerjasama ini diharapkan warung tradisional akan terus eksis.

Menteri perdagangan Enggartiasto mengatakan ini adalah perhatian pemerintah kepada masyarakat bawah karena adanya retail modern yang sangat cepat tumbuh, tumbuhnya retail modern ini diharapkan tidak akan memberikan efek negative bagi warung tradisional. Yang mana asumsi masyarakat yang mengatakan bahwa retail modern membunuh warung warung tradisional.

“Kehadiran retail modern itu suatu keniscayaan, kehadiran retail modern ini yang cepat berkembang, mengalahkan warung tradisional sehingga warung trasidional omsetnya menurun dan mengalami kerugian bahkan tutup,” ungkapnya, pada penyerahan pinjaman dana perbankan pada warung tradisional di Cikokol, Tanggerang Banten, Sabtu (18/11/17).

Enggar menjelaskan kemitraan ini diharapkan bisa menumbuhkan kembali atau membangkitkan kembali warung warung tradisional, yang mana dalam memberi barang yangg akan di jual nanti modalnya sama dengan para retail modern. Bahkan bisa mendapatkan harga yang lebih murah, karena tidak mengeluarkan biaya transport.

Di temui di tempat yang sama Roy Mande ketua umum Aprindo mengatakan kerjasama ini di harapkan akan dikuti anggota Aprindo lainnya, sehingga warung tradisional ikut andil dalam memajukan perdagangan Indonesia.

“Bisa bersama sama sinergi, maju bersama sama dan sampai saat ini retail msh tumbuh lamban tapi harapan kami dengan program yg dimajukan sebagai salah satu bagian yang berkontribusi perekonomian,” kata Roy

Hans Perwira Presiden Direktur Alfamart menambahkan akan sediakan gerai disetiap daerah yang akan mengcover ini. Hans mencontohkan jika di satu daerah ada 7 gerai makan ada 1 gerai yg di kususkan untuk melayani warung warung tradisional untuk berbelanja.

“Selama kita masih saling menguntukan kita akan suport warung warung tradisional, supaya continue dan juga pendanaan dari bank mendukung, kita akan jalan terus.

Bank bank yang ikut andil dalam kemintraan tersebut adalah, Mandiri, Mandiri Syariah, Bank Nasional Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Band Rakyat Indonesia (BRI),  BRI Syariah, Bank Central Asia (BCA) dan Bank Sinarmas. (Red)

Photo Credit: Atti Kurnia/Telegraf.co.id


 

Atti K.

close