Setelah Dirilis Dengan Single Diawal Tahun 2019, The Sun in My Heart Dirilis Kembali Versi Duetnya

"True and amazing musician. Suara dari hati Sandhy sangat soulful and musical. Music spirit Shandy terasa disemua lagunya. He is one of the best musicians di Indonesia yang saya respect dan look up to"

Setelah Dirilis Dengan Single Diawal Tahun 2019, The Sun in My Heart Dirilis Kembali Versi Duetnya

Telegraf, Jakarta – The Sun in My Heart, sebuah judul lagu yang diperuntukan untuk sang buah hati, bahkan bisa di peruntukan kepada orang lain yang dapat di interpretasikan kisah cinta yang romantis.

Sandhy Sandoro merilisnya yang kedua dengan versi duet bersama Lala Karmela (musisi, pencipta lagu, dan juga pelantun lagu serta artis) “sebuah lagu cinta saya terhadap anak saya Aeshan Sachhriarputra Soendhoro yang sudah dirilis awal 2019, akhir 2019 saya kirim ke Lala dan Lala menyambut untuk berduet,” papar Sandhy usai melakukan konfrensi pers terkait peluncuran lagunya, di Jakarta, Rabu (12/1).

Sandhy menjelaskan awalnya memang tidak ada niat untuk mengandeng Lala, tetapi setelah Lala mendengarkan lagunya Lala merekomendasikan untuk berduet. “Langsung aku tembak Sanddy lagu ini seru nih jadi duet, ungkap Lala.

Lanjut Lala kolaborasi yang sudah cukup lama kami rencanakan tetapi kesibukan keduanya yang belum bisa sinkron “hari inilah Alloh sudah berkehendak dan kita rilis versi duet ini,” beber Lala.

Lala juga mengatakan bukan karena nama Sanddy tetapi memang lirik lagunya bagus, dan bisa sedikit mewakili rasa sayang kepada anaknya. “True and amazing musician. Suara dari hati Sandhy sangat soulful and musical. Music spirit Shandy terasa disemua lagunya. He is one of the best musicians di Indonesia yang saya respect dan look up to,” kata Lala.

Sanddy menambahkan dari sisi lirik, sebagai pencipta lagu yang mempunyai spirit emosional di setiap lagu yang diciptakannya, ‘The Sun in My Heart’ yang ditulis karena kerinduannya kepada sang buah hati ini ternyata mampu menyampaikan pesan cinta yang universal bagi siapapun yang mendengarnya. Tanpa merubah lagu aslinya, lagu ini bisa diartikan rasa cinta seorang ayah kepada anaknya atau bisa juga cinta kepada yang lain. “Lagu The Sun in My Heart ini bisa diartikan menjadi cinta yang universal, meskipun sebenarnya lagu ini saya ciptakan karena kerinduan saya kepada anak saya. Lagu ini, selain diartikan cinta seorang ayah kepada anaknya, bisa juga cinta kepada yang lain. Cuma memang ada sedikit kata yang saya rubah, yaitu di kalimat ‘Buddy I’ll be home soon saya ganti ‘Baby I’ll be home soon’,” ungkap Sandhy.

Ia berharap lagunya bisa menginspirasi banyak orang dan memberikan energy yang positif bagi pendengarnya. “Semoga kolaborasi ini bisa menginspirasi orang lain, dapat dinikmati dan diterima di hati para pendengar dengan tulus,” beber Sanddy. (AK)


Photo Credit : Sanddy Sondoro dan Lala Karmela perform di Mblock, Jakarta Selatan, Rabu(12/2)/TELEGRAF


Tanggapi Artikel