Sering Diserang, Barisan Pendukung Jokowi Harus Tetap Tenang

"Kita santai saja. Rilek saja jangan dilawan biarkan saja. Kita fokus kepada pemenang dengan langsung bersentuhan dengan masyarakat kampanyekan kesuksesan Jokowi dengan door to door,"

Sering Diserang, Barisan Pendukung Jokowi Harus Tetap Tenang


Telegraf, Jakarta – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma’ruf Amin Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi meminta seluruh barisan pendukung Jokowi-Ma’ruf untuk tetap santai dan tidak terpancing emosi dengan manuver yang dilancarkan oleh kubu capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Diketahui, semakin mendekati hari pencoblosan pada 17 April 2019, serangan terhadap kubu Jokowi semakin gencar dilancarkan kubu lawan dari berbagai sisi. Tak hanya soal kebijakan, visi-misi dan program calon petahana tersebut, serangan juga diarahkan pada perangkat presiden, bahkan kepada individu dan keluarga.

Dedi mengatakan, merupakan hal biasa jika lawan terutama dari pihak oposisi melancarkan serangan kepada calon petahana. “Untuk itu, serangan-serangan tersebut tak perlu ditanggapi serius,” kata Dedi dalam siaran pers yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu (02/02/19).

Dedi meminta barisan pendukung Jokowi tidak terpengaruh oleh isu-isu yang dilemparkan dari kubu oposisi. Barisan pendukung, sebaiknya fokus pada upaya pemenangan dengan terus terjun ke lapangan menyapa masyarakat dan mengampanyekan kesuksesan pemerintahan Jokowi.

“Kita santai saja. Rilek saja jangan dilawan biarkan saja. Kita fokus kepada pemenang dengan langsung bersentuhan dengan masyarakat kampanyekan kesuksesan Jokowi dengan door to door,” jelas Dedi.

Dedi menegaskan, pendukung Jokowi merupakan masyarakat yang ada di dunia nyata. Untuk itu, akan lebih efektif jika kampanye difokuskan dengan aksi di lapangan dibandingkan meladeni serangan isu-isu lawan yang ada di media sosial (Medsos) dan dunia maya.

“Hindari perdebatan, hindari hoax. Kita lebih menyapa masyarakat, seperti pak Jokowi sekarang ini yang terus terjun ke masyarakat,” jelas Dedi.

Dedi mencontohkan, ketika Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) diserang dengan tagar #YangGajiKamuSiapa dan berimplikasi pada presiden. Menurutnya, persoalan ini hanyalah kesalahpahaman komunikasi yang wajar terjadi. Namun, isu tersebut menjadi gorengan lawan yang sangat luar biasa.

“Kan itu biasa-biasa saja.Tapi, karena hari ini ada medsos, itu dimanfaatkan menjadi negatif campaign. Jadi jangan juga dilayani, ya petahana gaya begitu dimana-mana. Nggak ada problem,” kata Dedi.

Dedi berpesan untuk mengedepankan berpolitik secara dewasa baik di medsos maupun di dunia nyata. Dengan demikian, Pemilu yang berjalan aman dan damai dapat tercapai.

“Saya kembali menekankan agar santailah dalam berpolitik. Bawa gembira agar bisa berjalan dengan aman dan damai,” pungkasnya. (Red)


Photo Credit : Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma’ruf Amin Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi meminta seluruh barisan pendukung Jokowi-Ma’ruf untuk tetap santai. FILE/Dok/Ist. Photo

KBI Telegraf

close