Sempat Viral Sepi, Kain Tenun Maumere Sold Out

"Sebetulnya acara itu berlangsung tanggal 21-31 Oktober, memang pada saat pembukaan rame dan setelah itu sepi untuk itu selain mengadakan pameran kain juga diisi dengan beberapa kegiatan seperti angklung, flash mob serta fasion show"

Sempat Viral Sepi, Kain Tenun Maumere Sold Out

Telegraf, Jakarta – Mama Martina (70) salah satu penenun Maumere yang terus melestarikan kebudayaan daerahnya. Yang sempat viral, berawal dari postingan salah satu pengunjung di media sosial yang mengangkat, sepinya pengunjung dipameran yang ia ikuti di Sarinah.

Lies Permana Lestari Direktur Bisnis Retail PT Sarinah Persero membenarkan, beberapa hari usai pembukaan mungkin benar sepi, untuk itu Sarinah dan KCBI (Kelompok Cinta Berkain Indonesia) dan Wastra Prema, salain pameran diadakan pula beberapa kegiatan setiap hari sepanjang pameran sperti angklung, flash mob, serta fasion show.

“Sebetulnya acara itu berlangsung tanggal 21-31 Oktober, memang pada saat pembukaan rame dan setelah itu sepi untuk itu selain mengadakan pameran kain juga diisi dengan beberapa kegiatan seperti angklung, flash mob serta fasion show,” ungkapnya disela sela mengunjungi pameran yang diadakan.

Lies menjelaskan PT sarinah (Persero) bekerjasama dengan KCBI serta Wastra Prema mengadakan pameran fashion dengan tema Pekan Kain Nusantara kita fokus ke indonesia timur dengan membawa kain tenun Maumere.

“Kenapa Maumere karena kainnya bagus tetapi banyak masyarakat yang belum mengenal, padahal Maumere sama bagusnya dengan kain lombok, Nusa Tenggara Barat, kain Rangrang jadi kita perlu angkat kalau originalitinya itu maumere dari Indonesia Timur,” kata Lies.

Liea menambahkan kurangnya penyebaran informasi melalui media sangat berpengaruh, beruntung melalui unggahan di media agenda teraebut kembali normal dan bahkan over demand.

Hal senada juga diungkapkan oleh pengrajin tenun asal Maumere, Cletus Berru ramainya pengunjung setelah Mama Maria viral di media.

“Kami berterima kasih kepada KCBI dan Sarinah kami diperlakukan sangat baik. Kami menyesal dengan kejadian tersebut. Kemarin saya di hubungi KCBI dan saya memang tidak tau kalau ada berita tersebut hingga viral,” tutur Cletus.

Baca Juga :   BCA Gandeng JCB Internasional Indonesia Luncurkan Kartu Kredit BCA-JCB Black

Ia mengungkapkan, setelah berita viral memang banyak yang datang dan membeli kain tenun kami. “Seandainya klo sepi itu dan lain lain itu takdir kita semua, rejeki ini bukan manusia yang atur,” kata Cletus dengan mata berkaca kaca.

Cletus menutup kain yang dibawanya sebanyak 200 nyaris Sold out dan akan di datangkan kembali pada pameran terakhir yaitu hari kamis (31/10) ini. (Red)


Photo Credit : Mama Martna di dampingi Lies Permana Lestari Direktur Bisnis Retail PT Sarinah Persero (ka) dan Cletus Berru Pengusaha dan Pengrajin Tenun Maumere (ki) disela sela pameran Pekan Kain Nusantara di Jakarta Rabu (30/10). TELEGRAF



Komentar Anda