Sejumlah Negara Evakuasi Warganya dari Afganistan

Sejumlah Negara Evakuasi Warganya dari Afganistan

"Kemudian, Pemerintah Selandia Baru mengirim pesawat angkut militer C-130 Hercules ke Afganistan untuk membantu evakuasi 53 warganya dan puluhan warga Afganistan serta keluarga dekat mereka yang membantu pasukan Selandia Baru."

Sejumlah Negara Evakuasi Warganya dari Afganistan

Telegraf – Sejumlah negara langsung mengevakuasi warganya dari Afganistan setelah Taliban mengambilalih kekuasaan di negara itu. Situasi keamanan yang tidak pasti memicu negara-negara tersebut untuk segara membawa warganya keluar dari Afganistan.

Negara-negara yang telah mengevakuasi warganya dari Afganistan, antara lain, Pakistan, Amerika Serikat, Selandia Baru, Italia, Korea Selatan hingga Inggris yang sampai mengerahkan pasukan untuk mengawal kepulangan warganya.

Pakistan International Airlines, maskapai penerbangan milik negara Pakistan telah menghentikan semua penerbangan ke ibu kota Afganistan, Kabul, dengan alasan situasi keamanan yang tidak pasti. Keputusan tersebut diambil setelah berkonsultasi dengan otoritas penerbangan Afganistan. Juru bicara Abdullah Hafeez mengatakan bahwa Pakistan International Airlines memutuskan untuk melindungi penumpang, awak, dan pesawat setelah berkonsultasi dengan otoritas penerbangan sipil Afganistan.

Situasi di kota Kabul memang tengah mencekam setelah diduduki Taliban. Rekaman video yang memperlihatkan kekacauan di Bandara Internasional Kabul pada Minggu (15/08/2021) malam, viral di media sosial. Sesekali terdengar suara tembakan dan kepanikan ratusan warga Afganistan yang berusaha menyelamatkan diri.

Pada saat yang sama, Pemerintah Italia telah mengevakuasi 70 staf kedutaan dan pegawai dari Kabul. Pesawat yang membawa mereka dijadwalkan tiba di Roma pada Senin (16/08/2021) waktu setempat. Evakuasi tersebut merupakan bagian dari Operasi Italia Aquila Omnia (Elang Siap untuk Apa Pun) yang bertugas mengamankan staf diplomatik Italia, warga negara Italia, dan karyawan Afganistan serta anggota keluarga.

Mengikuti jejak Italia, Republik Ceko juga langsung mengirim pesawat untuk membawa pulang sebanyak 46 warganya dari Afganistan.

Mereka yang dievakuasi termasuk warga negara Ceko, staf Afganistan di kedutaan Ceko, dan penerjemah Afganistan yang membantu angkatan bersenjata Ceko selama misi NATO bersama dengan keluarga mereka.

Kemudian, Pemerintah Selandia Baru mengirim pesawat angkut militer C-130 Hercules ke Afganistan untuk membantu evakuasi 53 warganya dan puluhan warga Afganistan serta keluarga dekat mereka yang membantu pasukan Selandia Baru.

Sementara itu, Amerika Serikat mendesak Taliban untuk bertanggungjawab terhadap stuasi keamanan di Afganistan serta memberikan perlindungan kepada warga sipil dan warga asing.

Langkah lebih ekstrem dilakukan pemerintah Korea Selatan yang langsung menutup keduataan besarnya di Kabul mengevakuasi sebagian besar stafnya ke negara ketiga yang tidak disebutkan di Timur Tengah.

Pemerintah Indonesia sendiri melalui kementerian Luar Negeri telah memberikan 7 poin pernyataan terkait situasi terkini di Afganistan. Dengan memprioritaskan evakuasi WNI dari negara tersebut, Kemlu juga menyerukan perdamaian di Afganistan.


Photo Credit: Orang-orang Afghanistan naik ke atas pesawat saat mereka menunggu di bandara Kabul pada 16 Agustus. WAKIL KOHSAR/AFP via Getty Images

 

Yuan Adriles

close