Sebelum Dipecat Presiden, SAB Sudah Ajukan Surat Pengunduran Diri

"Tim panel DJSN sedang bekerja menangani kasus ini, dan terus dalam proses,bebarengan SAB mengajukan pengunduran diri, setelah SAB mngajiukan pengunduran diri tersebut DJSN mengirimkan rekomendasi kepada presiden untuk memberhentikan SAB, dan tertanggal 17 januari surat dari presiden kelar yang berisikan memberhentikan secara terhormat SAB dari jabatannya"

Sebelum Dipecat Presiden, SAB Sudah Ajukan Surat Pengunduran Diri

Telegraf, Jakarta – Kasus dugaan pencabulan yang menjerat Syarif Adnan Baharudin (SAB) membuat dirinya mengajukan pengunduran diri dan selanjutnya Presiden mengeluarkan Kepres No 12 tahun 2019 memberhentikan SAb tertanggal 17 Januari 2019.

Sebelumnya Dewan Jaminan Sosial (DJSN) merekomendasikan kepada presiden mengenai pemberhentian SAB berdasarkan surat pengunduran diri yang telah diajukan, hal itu di ungkapkan oleh Plt Ketua DJSN Andi Zaenal Abidin Dulung mengatakan saat konfrensi pers mengenai pemberhentian SAB dari jabatannya, di Jakarta.

“Tim panel DJSN sedang bekerja menangani kasus ini, dan terus dalam proses,bebarengan SAB mengajukan pengunduran diri, setelah SAB mngajiukan pengunduran diri tersebut DJSN mengirimkan rekomendasi kepada presiden untuk memberhentikan SAB, dan tertanggal 17 januari surat dari presiden kelar yang berisikan memberhentikan secara terhormat SAB dari jabatannya,” ungkap Andi Sabtu (19/1).

Andi menjelaskan walaupun surat keputusan dari Presiden sudah keluar tim panel yang anggotanya terdiri dari kementrian dan lembaga terkait serta ahli hukum dan psikologi, secepatnya akan melaporkan hasil yang sudah di capai dari rapat panel tersebut yaitu pada hari Senin (21/1).

“Hal hal yang lain menyangkut persoalan ini tentunya sesegera mungkin tim pane ini akan menghentikan dan melaporkan hasil sejauh mana yang sudah di capai besok Senin,”kata Andi.

Ahmad Ansyori Anggota DJSN menambahkan karena sanksi tertinggi adalah peberhentian dengan sendirinya proses tim panel akan segera diselesaikan, karena tugas dari tim panel adalah menindaklanjuti laporan.

“Bahwasannya dalam proses pemeriksaan itu didapeti hal hal lain nanti akan disampaikan tim panel kepada ketua DJSN menindaklanjut dalam kerangka kegiatan DJSN yaitu pengawasan kepada BPJS,” kata Ansyori.

Baca Juga  Harlah NU, Kiai Ma'ruf: NU Saat Ini Tetap Solid

Lebih lanjut Ansyori mengatakan jika nanti ada sesuatu yang terungkap dalam hasil tim panel maka menjadi bagian tindak lanjut melalui mekanisme nya bukan lagi tim panel dalam pengawasan rutin DJSN, karena kasus ini sudah ada yang membawa ke ranah kepolisian.

“Kalaupun adahal hal yang terungkap maka ini akan menjadi bagian tindak lanjut terlebih dahulu, kita tidak bisa menyatakan sesuatu telah menyalahi atau sejenisnya sampai dengan kita membuktikannnya, tetapi mekanismenya bukan lagi tim panel dalam pengawasan rutin dari DJSN,” turupnya. (Red)


Credit photo : Ahmad Ansyori Anggota DJSN, Plt Ketua DJSN Andi Zaenal Abidin Dulung, Soeprayitno Anggota Dewan DJSN (ka-ki)/telegraf

Share



Komentar Anda