Sandiaga Uno: Kita Akan Transparan Habis-Habisan

Sandiaga Uno: Kita Akan Transparan Habis-Habisan

"Alhamdulillah kita mendapat berita dari Kantor Akuntan Publik (KAP) bahwa laporan rencana kampanye kita pengeluaran dan penerimaan sudah mendapat predikat WTP. Kita harapkan semangat WTP ini bisa kita tularkan juga nanti di DKI dan begitu kita dapat amanah dari warga Jakarta,"

Sandiaga Uno: Kita Akan Transparan Habis-Habisan


Telegraf, Jakarta – Laporan soal dana kampanye pasangan calon Anies Baswedan-Sandiaga Uno diklaim Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Sandi yang menerima informasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI.

“Alhamdulillah kita mendapat berita dari Kantor Akuntan Publik (KAP) bahwa laporan rencana kampanye kita pengeluaran dan penerimaan sudah mendapat predikat WTP. Kita harapkan semangat WTP ini bisa kita tularkan juga nanti di DKI dan begitu kita dapat amanah dari warga Jakarta,” kata Sandi di Posko Melawai, Jakarta Selatan, pada Kamis (2/3/2017).

Menurut Sandi hasil itu bisa dicapai lantaran transparan, akuntabel dan independen dana kampanye. Selain itu juga karena kinerja dari tim pemenangan, Sandi menilai mereka berhasil membuktikan menghadirkan kampanye yang transparan.

“Kita punya responsif, setiap kali ditanya kita langsung jawab,” kata Sandi.

Sebelumnya, KPU DKI telah menugaskan tiga Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk melakukan pemeriksaan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) hingga 28 Februari.

Berdasarkan salinan surat pengumuman pengadaan KPU DKI Nomor 625/PPK-PL/KPU-DKI/II/2017, tiga KAP yang ditugaskan KPU DKI yakni akuntan Abror; Richard Risambessy dan Rekan; serta Junaedi, Chairul, dan Subyakto.

Junaedi, Chairul, dan Subyakto (JCS) ditugaskan untuk mengaudit LPPDK Anies-Sandi. Hasil audit JCS sudah diunggah di situs kpujakarta.go.id.

“Menurut pendapat kami, asersi Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno dalam Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye Pasangan Calon emilihan Gubernur dan Wakil Gubernur untuk periode 21 Oktober 2016 sampai dengan 11 Februari 2017 telah mematuhi persyaratan tersebut di atas disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material,” kutipan laporan JCS seperti di situs.

“Kita akan transparan habis-habisan. Kita akan all out, kita akan open sebesar-besarnya gak ada yang ditutup-tutupin,” kata Sandi.

Lebih lanjut, Sandi belum bisa memastikan jumlah pengeluaran. Saat ini pengeluran masih dihitung oleh tim pemenangan karena masih mencetak logistik kebutuhan kampanye. (Red)

Photo credit : Achmad F


KBI Telegraf

close