Sakit, Maaher Meninggal di Rutan Mabes Polri

Sakit, Maaher Meninggal di Rutan Mabes Polri

"Berkas 3 hari lalu sudah dilimpahkan ke kejaksaan, hari Kamis saya sudah kirimkan surat agar yang bersangkutan kembali dirawat di RS UMMI Bogor atas permintaan keluarga,"

Sakit, Maaher Meninggal di Rutan Mabes Polri


Telegraf – Terlahir dengan nama Soni Eranata, namun namanya lebih dikenal sebagai Maaher At Thuwailibi. Ucapannya kontroversial karena seringkali melontarkan kata-kata kasar.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono membenarkan informasi bahwa Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata telah meninggal dunia, Senin (08/02/2021) malam.

Maaher yang berstatus sebagai tahanan kejaksaan yang dititipkan di Rutan Bareskrim Polri.

Maaher sendiri ditangkap atas laporan seseorang yang bernama Husin Shahab, laporan itu terdaftar dalam nomor laporan LP/B/0649/XI/2020/BARESKRIM pada tanggal 16 November 2020.

Maher dilaporkan terkait unggahannya di akun sosial media twitter @ustadzmaaher_. dalam kasus ujaran kebencian terhadap Habib Luthfi Bin Ali Bin Yahya.

Dalam kasusnya, Maaher diduga melakukan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) sebagaimana dimaksud dalam pasal pencemaran nama baik melalui media elektronik dan/atau hatespeech Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 Ayat (3) dan atau Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Jenazah Maaher pun kemudian langsung dibawa ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada pukul 20.00 WIB.

Mabes Polri mengatakan dokter akan menjelaskan sakit yang merenggut nyawa Soni Ernata alias Maaher At-Thuwailibi tersebut.

“Benar, (meninggal) karena sakit,” kata Brigjen Pol. Rusdi Hartono di Jakarta, Senin malam.

Kendati demikian, Rusdi tidak menjelaskan secara detail sakit yang diderita oleh Soni Eranata.

Djuju Purwantoro selaku kuasa hukum Maaher mengkonfirmasi perihal tersebut.

“Iya betul, beliau meninggal sekitar pukul 19.00 WIB di Rutan Mabes Polri,” katanya.

Djuju menyebut sebelum meninggal dunia, kliennya sudah bolak-balik ke RS Polri Said Soekanto untuk menjalani perawatan atas penyakit yang dideritanya. Namun ia juga tidak menjelaskan penyakit apa yang diderita oleh Maaher.

Pihak keluarga Soni pun telah mengajukan permohonan kepada penyidik agar Soni dirawat di RS UMMI, Bogor, Jawa Barat.

“Berkas 3 hari lalu sudah dilimpahkan ke kejaksaan, hari Kamis saya sudah kirimkan surat agar yang bersangkutan kembali dirawat di RS UMMI Bogor atas permintaan keluarga,” ungkapnya.

Namun, permintaan rujukan ke RS UMMI belum mendapat persetujuan dari penyidik, Soni pun akhirnya meninggal dunia di Rutan Bareskrim Polri.


Photo Credit: Terlahir dengan nama Soni Eranata, namun namanya lebih dikenal sebagai Maaher At Thuwailibi. Ucapannya kontroversial karena seringkali melontarkan kata-kata kasar. DETIK/Deden Gunawan

 

Didik Fitrianto

close