Rektor Paramadina: Unggulnya Ahok Hasil Bukti Kerja Nyata Dari Petahana

Rektor Paramadina: Unggulnya Ahok Hasil Bukti Kerja Nyata Dari Petahana

"Status Basuki-Djarot sebagai petahana merupakan kelebihan mereka. Secara objektif harus dikatakan mereka sudah melakukan perbaikan di Jakarta yang dirasakan masyarakat,"

Rektor Paramadina: Unggulnya Ahok Hasil Bukti Kerja Nyata Dari Petahana


Telegraf, Jakarta – Basuki-Djarot unggul dalam semua hitung cepat yang dilakukan sejumlah lembaga pada putaran pertama Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.

Hitung cepat yang dilakukan PolMark Indonesia menempatkan pasangan Basuki-Djarot di urutan pertama dengan perolehan suara 42,27 persen disusul pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (39,77 persen) dan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni (17,96 persen).

Begitu pula pada hitung cepat yang dilakukan Indikator Politik Indonesia yang menempatkan pasangan Basuki-Djarot di urutan pertama dengan perolehan suara 43,16 persen disusul pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (39,56 persen) dan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni (17,28 persen).

Dari hasil tersebut, rektor Universitas Paramadina Firmanzah menilai keunggulan pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat pada putaran pertama Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 merupakan bukti kepemimpinan mereka dirasakan oleh masyarakat Jakarta.

“Status Basuki-Djarot sebagai petahana merupakan kelebihan mereka. Secara objektif harus dikatakan mereka sudah melakukan perbaikan di Jakarta yang dirasakan masyarakat,” kata Firmanzah seperti yang dilansir Antara, Kamis (16/02/2017).

Karena itu, meskipun “dihajar” dengan isu-isu negatif, Firmanzah menilai Basuki-Djarot masih mampu mengungguli pasangan lain dalam hitung cepat putaran pertama Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.

Di sisi lain, Firmanzah menilai keberadaan partai-partai besar yang mengusung Basuki-Djarot, terutama PDI Perjuangan dan Partai Golkar, turut andil dalam membuat pasangan tersebut unggul.

“Harus diakui ada andil mesin partai-partai pengusung yang bergerak secara luar biasa yang membuat Basuki-Djarot mengungguli pasangan lain,” tuturnya. (Red)

Photo credit : Telegraf/Koeshondo W. Widjojo


KBI Telegraf

close