Putin Sebut Vaksin Sputnik V Seandal Senapan Serbu Kalashnikov

"Resimen satu dosis mendorong imunisasi lebih banyak orang dalam kerangka waktu yang lebih pendek, memperkuat upaya melawan pandemi selama fase akut,"

Putin Sebut Vaksin Sputnik V Seandal Senapan Serbu Kalashnikov

Telegraf – Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan vaksin Covid-19 Sputnik V seandal senapan serbu Kalashnikov.

Pernyataan itu disampaikan dalam video konferensi dengan Wakil Perdana Menteri Tatyana Golikova, pada Kamis (6/5/2021). Dikutip dari BBC, Jumat (07/05/2021), pernyataan itu disampaikan setelah Rusia mendaftarkan vaksin Sputnik V versi satu dosis pada Kamis (06/05/2021). Vaksin itu dinamakan Sputnik Light.

Putin membandingkan vaksin tersebut dengan senapan serbu era Uni Soviet yang sangat populer dan masih digunakan hingga saat ini. Dia mengutip pernyataan dokter Austria pada awal tahun ini tentang keampuhan Sputnik V.

Vaksin Sputnik V bekerja dengan cara yang serupa dengan vaksin lain yang dikembangkan Oxford/AstraZeneca dan Janssen/Johnson & Johnson. Menggunakan virus tipe dingin, yang direkayasa sehingga tidak meyakiti tubuh untuk membawa sedikit virus corona.

Kritikus pemerintah Putin skeptis dengan vaksin tersebut terutama karena cepatnya izin yang diberikan Moskow tahun lalu. Tapi uji coba tahap akhir menunjukkan tingkat proteksi vaksin tersebut cukup tinggi terhadap Covid-19.

Di sisi lain, negara-negara di seluruh dunia sudah menyetujui penggunaan vaksin Sputnik V jenis dua dosis. Rusia resmi mengizinkan penggunaan Sputnik Light. Dalam konferensi pers produsennya mengatakan tingkat proteksi vaksin ini mencapai 79,4 persen.

“Resimen satu dosis mendorong imunisasi lebih banyak orang dalam kerangka waktu yang lebih pendek, memperkuat upaya melawan pandemi selama fase akut,” kata produsen itu dalam pernyataannya.


Photo Credit: Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan vaksin Covid-19 Sputnik V seandal senapan serbu Kalashnikov. REUTERS/Maxim Zmeyev

 

Indra Christianto

close