Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Puluhan Sopir Truk Hadang Ganjar di Batang, Dukung Berantas Pungli di Jalan Seluruh Indonesia
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.
Humaniora

Puluhan Sopir Truk Hadang Ganjar di Batang, Dukung Berantas Pungli di Jalan Seluruh Indonesia

Indra Christianto Rabu, 17 Januari 2024 | 11:38 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Puluhan sopir truk “menghadang” Ganjar Pranowo saat melintas di Limpung, Batang, Rabu (17/1/2024). FILE/Telegraf
Bagikan

Telegraf – Puluhan sopir truk “menghadang” Ganjar Pranowo saat melintas di Limpung, Batang, Rabu (17/01/2024). Mereka mendukung Capres nomor urut 3 itu untuk memberantas pungutan liar (Pungli) di jalanan seluruh Indonesia.

Ada lebih dari 40 truk terparkir di Terminal Limpung. Di bak truk tergambar wajah Ganjar dengan berbagai kalimat, salah satunya adalah “menyambut kedatangan Ganjar Pranowo”.

Ternyata, para sopir itu tahu jika mantan Gubernur Jawa Tengah itu akan melakukan safari di wilayah Batang. Sehingga mereka memanfaatkan momen itu untuk menyampaikan terima kasih dan dukungan kepada Ganjar untuk berantas pungli di jalanan.

Bukan tanpa sebab, para sopir truk telah menobatkan Ganjar sebagai Bapak Truk Nusantara, karena telah melenyapkan praktik pungli di awal menjabat Gubernur 2014 silam.

Saat itu, Ganjar marah-marah di Jembatan Timbang Subah, Batang karena menemukan “amplop liar” di laci petugas. Dari peristiwa itu, jalanan Jawa Tengah bebas dari pungli bagi sopir truk.

“Kami sengaja kumpul di sini untuk menghormati Pak Ganjar karena ada kegiatan di Batang,” kata Irul Eksplor, salah satu sopir truk.

Irul mengaku bahwa Ganjar telah menjadi Bapak Truk Nusantara, sehingga para sopir mendukung Ganjar untuk memberantas pungli di jalan seluruh Indonesia.

“Sekarang di Jawa Tengah aman dan kami meminta Pak Ganjar juga bisa berantas pungli di daerah lain di Indonesia,” pintanya.

Amirin, sopir yang lain menambahkan hanya Jawa Tengah yang bersih dari pungli dan aman bagi sopir, namun tidak di daerah lain.

“Di luar Jawa Tengah masih ada. Tiap titik kita diminta minimal Rp 50 ribu. Kalau sekali berangkat biasanya kita siapkan Rp 600 ribu,” ungkapnya.

Menurutnya, itu sangat memberatkan sopir. Jadi, ke depan bukan hanya Jawa Tengah, tapi Ganjar diminta untuk tegas di daerah-daerah lain.

“Kami dukung Pak Ganjar berantas pungli di jalanan di semua daerah,” imbuhnya.

Sementara, Jamaludin, sopir truk lainnya meminta Ganjar juga memberikan jaminan kepada sopir truk yang diancam dipecat perusahaan karena taat aturan tonase.

“Biasanya ada perusahaan yang memaksa sopir untuk membawa muatan melebihi tonase, kalau sopir menolak diancam akan diganti yang lain. Itu kita minta ada jaminan buat kami,” katanya.

Menanggapi itu, Ganjar sangat berterimakasih kepada para sopir truk yang hingga saat ini masih menjalin hubungan baik dengannya.

“Sejak kejadian marah-marah di Subah itu akhirnya pungli tidak ada lagi. Dan mereka minta ini juga bisa dilakukan di semua daerah,” ujarnya.

Capres yang berpasangan dengan Mahfud MD itu juga ingin mengkaji regulasi berkait kendaraan bermuatan.

“Regulasi perlu dikaji lagi karena teknologi semakin canggih termasuk pada kendaraan truk. Begitu juga soal kekuatan jalan yang dilintasi. Dan soal jaminan agar sopir bisa nyaman bekerja sesuai aturan. Sehingga itu baik untuk keselamatan sopir dan yang lain,” tandasnya.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Ekosistem Informasi Moderen Membutuhkan Kesehatan Etika
Waktu Baca 2 Menit
Photo Credit: Illustration pencurian data pribadi oleh pihak yang tak bertanggung jawab bisa terjadi kapanpun. GETTY IMAGES/Thomas Trutschel
Keamanan Digital dan Pentingnya Privasi Data Pribadi
Waktu Baca 2 Menit
Pesatnya pertumbuhan penggunaan internet di Indonesia tidak diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam menilai dan mengecek kebenaran sumber informasi media melalui teknologi digital. Kemampuan ini dikenal sebagai literasi media digital.
Budaya Digital dan Pengaruhnya Terhadap Identitas Diri
Waktu Baca 2 Menit
Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika
Waktu Baca 2 Menit

Kasus DPO Agusrin Ternyata Isu Lama yang Terangkat Ulang: Penyidikan Diduga Sudah SP3 Sejak Lama

Waktu Baca 4 Menit

LPS Tegaskan Pentingnya Penjaminan Polis untuk Stabilitas Industri Asuransi

Waktu Baca 3 Menit

Penetrasi Rendah, Industri Asuransi RI Dinilai Masih Punya Ruang Pertumbuhan Sangat Besar

Waktu Baca 4 Menit

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Humaniora

Jejak Soeharto The Godfather of Orde Baru, Dari Militer, Kudeta Hingga Dilengserkan

Waktu Baca 12 Menit
Heroes and the Meaning of Sacrifice
Humaniora

Bangkitlah Dengan Nurani, Setiap Zaman Butuh Pahlawan Baru

Waktu Baca 2 Menit
Humaniora

Rumuskan Solusi Stunting dan Anemia, Ilmuwan Mesir dan Turki Berkumpul di UNU Yogyakarta

Waktu Baca 6 Menit
Humaniora

Merayakan Inisiatif Perdamaian Global, UNU Jogja – Indika Foundation Gelar “2R: Ruang Riung

Waktu Baca 6 Menit
Humaniora

Mayoritas Penyandang Disabilitas Tak Kuliah dan Tak Bekerja

Waktu Baca 5 Menit
Humaniora

Trah Sultan HB II Desak Pembentukan Komite Pengembalian Aset Kraton Yogyakarta

Waktu Baca 3 Menit
Peta fungsi lahan daerah Tamambaloh (data dari Sangga Bumi Lestari)
Humaniora

Masyarakat Tamambaloh Menolak Sawit: Ancaman di Hulu Sungai Embaloh Makin Nyata

Waktu Baca 6 Menit
Humaniora

Borobudur Butuh Revitalisasi Nilai Spiritual

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?