Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca PT Pertamina International Shipping Dorong Peningkatan Peran Perempuan di Industri Maritim
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

PT Pertamina International Shipping Dorong Peningkatan Peran Perempuan di Industri Maritim

Atti K. Jumat, 24 Januari 2025 | 11:52 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit :PT Pertamina International Shipping Dorong Peningkatan Peran Perempuan di Industri Maritim/Doc/Ist
Bagikan

Telegraf– PT Pertamina International Shipping (PIS) terus memperlihatkan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan di sektor maritim Indonesia. Melalui berbagai kolaborasi strategis dengan mitra nasional dan internasional, PIS tidak hanya fokus pada pengembangan bisnis berkelanjutan, tetapi juga pada implementasi praktik Environmental, Social & Governance (ESG) yang mendukung kesetaraan gender.

Di bawah naungan PERTIWI Sub Holding Integrated Marine Logistics (SH IML), yang dipimpin oleh Direktur Keuangan PIS, Diah Kurniawati, perusahaan ini menjalankan serangkaian program pemberdayaan perempuan. Diah mengungkapkan, data dari Organisasi Maritim Internasional (IMO) menunjukkan bahwa meski terdapat lebih dari 24.000 pekerja perempuan di industri maritim global, mereka hanya mencakup 1,2% dari total tenaga kerja.

“Sektor maritim global masih didominasi oleh laki-laki, dan Indonesia mencatatkan partisipasi perempuan hanya sekitar 2,8%. Hal ini menjadi tantangan bersama untuk menjadikan industri maritim lebih inklusif dan menyediakan kesempatan setara bagi perempuan,” ujar Diah.

Dalam upaya meningkatkan peran perempuan, PIS menargetkan untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam kepemimpinan hingga 30% pada tahun 2034, sejalan dengan target IMO dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) terutama pada poin ke-5 yang berfokus pada kesetaraan gender.

Diah menambahkan bahwa karakteristik unik industri maritim, yang banyak beroperasi di laut lepas, memerlukan pendekatan khusus untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi pekerja perempuan. “Keamanan dan kenyamanan adalah prioritas, dan kami berkomitmen untuk menciptakan ekosistem kerja yang ramah perempuan,” tambahnya.

Baca Juga :  BCA Syariah Gandeng Masjid Istiqlal Perluas Literasi Keuangan Syariah

PIS telah menunjukkan langkah nyata dengan menjadi bagian dari berbagai organisasi internasional dan nasional, termasuk penandatanganan komitmen Women’s Empowerment Principles (WEP) yang digagas oleh UN Women. Dalam negeri, PIS berkolaborasi dengan Indonesian National Ship Owners’ Association (INSA) serta Women in Maritime Associations Indonesia (WIMA) untuk memperkuat keberadaan perempuan dalam sektor ini.

“PIS memahami bahwa kolaborasi antara berbagai pihak adalah kunci untuk mendorong peran perempuan di sektor maritim. Kami percaya bahwa dengan keterlibatan perempuan, industri maritim Indonesia akan menjadi lebih inklusif, berkelanjutan, dan dapat memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi,” ungkap Diah.

Komitmen PIS ini juga mendapatkan apresiasi dari Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan, yang menegaskan pentingnya inklusivitas dan peningkatan peran perempuan dalam sektor maritim. Begitu pula, Chairwoman WIMA Indonesia, Chandra Motik, mengapresiasi langkah PIS dan Pelindo untuk menciptakan industri maritim yang ramah perempuan.

Langkah PIS dalam meningkatkan peran perempuan ini juga selaras dengan program Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia, yang bertujuan untuk mengembangkan ekonomi berbasis kelautan, membuka lapangan kerja, dan memperkuat peran perempuan dalam pembangunan ekonomi Indonesia.

“Melalui inisiatif ini, PIS tidak hanya berkontribusi dalam menciptakan peluang kerja inklusif, tetapi juga memberdayakan perempuan untuk memegang peran strategis di sektor maritim. Ini adalah langkah penting dalam mendukung kesetaraan gender dan keberlanjutan sosial-ekonomi di Indonesia,” tutup Diah.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

FSPPB Desak Presiden Terbitkan Perpu Migas untuk Perkuat Kedaulatan Energi
Waktu Baca 4 Menit
LPS Siapkan Pembayaran Klaim Nasabah BPR Koperindo Setelah Izin Dicabut OJK
Waktu Baca 2 Menit
PGN Genjot Infrastruktur Gas dan Proyek Hulu, Siapkan CAPEX USD 353 Juta pada 2026
Waktu Baca 3 Menit
Kapasitas Terbatas, Industri Asuransi Nasional Dinilai Belum Maksimal Serap Potensi Bisnis Migas
Waktu Baca 4 Menit
BCA Syariah Gandeng Masjid Istiqlal Perluas Literasi Keuangan Syariah
Waktu Baca 3 Menit

Kesehatan Jadi Salah Satu Prioritas Utama Pemerintah

Waktu Baca 3 Menit

PGN Bentuk Satgas RAFI 2026, Amankan Pasokan Gas Selama Ramadhan dan Idul Fitri

Waktu Baca 3 Menit

Lonjakan Aktivitas Migas Picu Tantangan Baru bagi Industri Asuransi Energi

Waktu Baca 5 Menit

Presiden Prabowo Mendengar, Indonesia Melangkah: Bebas Aktif di Tengah Pusaran Dunia

Waktu Baca 5 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

OJK: Ekonomi Februari 2026 Tumbuh Solid, Waspadai Tekanan Geopolitik dan Volatilitas Pasar

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Pemerintah Gelontorkan Rp55 Triliun untuk THR ASN 2026, Swasta Wajib Bayar Penuh H-7 Lebaran

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Strategi OJK Kelola Risiko Iklim: Perkuat Pengawasan, Wajibkan CRMS, dan Bentuk Kemitraan Internasional

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

LPS Bayar 88 Persen Rekening Nasabah BPR Prima Master Bank, Proses Klaim Dilanjutkan Bertahap

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BSN Ekspansi ke Ekosistem Muhammadiyah, Dongkrak Pangsa Pasar Perbankan Syariah

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

APBN 2026 Tumbuh Kuat, Penerimaan Pajak Melonjak 30,7 Persen

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Menkeu Purbaya: Penerima LPDP yang Hina Negara Terancam Blacklist dari Pemerintahan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Gandeng Persija dan Jakmania, Bank Jakarta Perkuat Inklusi Keuangan

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?