PRUCerah Asuransi Pendidikan Dari Prudential Indonesia Untuk Masa Depan buah Hati

“Prudential Indonesia percaya bahwa membekali anak dengan pendidikan yang memadai menjadi penentu bagi lahirnya sumber daya manusia berkualitas. Menyediakan akses ke pendidikan seharusnya tidak hanya menjadi ambisi, namun juga menjadi tanggung jawab setiap orang tua. Satu studi mengungkapkan sebanyak 74,7% masyarakat mengaku masih menempatkan pendidikan sebagai prioritas pengeluaran utama meski di tengah pandemi . Namun sayangnya, hanya sedikit orang tua yang memiliki perencanaan finansial, terbukti dari survei lainnya yang memperlihatkan baru 25% masyarakat yang mempersiapkan perlindungan untuk dana pendidikan anak”

PRUCerah Asuransi Pendidikan Dari Prudential Indonesia Untuk Masa Depan buah Hati


Telegraf – Sebagai pusahaan asuransi jiwa PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) terus berkomitmen dengan memahami dan mewujudan berbagai kebutuhan perlindungan keluarga indonesia. Indonesia adalah negara yang memiliki populasi muslim terbanyak melihat peluang tersebut Prudential Indonesia berinovasi memperkenalkan asuransi Jiwa Syariah PRUCerah (PRUCerah)

“Prudential Indonesia percaya bahwa membekali anak dengan pendidikan yang memadai menjadi penentu bagi lahirnya sumber daya manusia berkualitas. Menyediakan akses ke pendidikan seharusnya tidak hanya menjadi ambisi, namun juga menjadi tanggung jawab setiap orang tua. Satu studi mengungkapkan sebanyak 74,7% masyarakat mengaku masih menempatkan pendidikan sebagai prioritas pengeluaran utama meski di tengah pandemi . Namun sayangnya, hanya sedikit orang tua yang memiliki perencanaan finansial, terbukti dari survei lainnya yang memperlihatkan baru 25% masyarakat yang mempersiapkan perlindungan untuk dana pendidikan anak,” ungkap Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia dalan konfrensi pers memalui Webinar Kamis (8/7).

Mengutip data dari Badan Pusat Statistik (BPS) ia menerangkan berdasarkan data, inflasi dari sektor pendidikan mencapai 3,81% pada 2019, sedangkan rata-rata kenaikan uang pangkal pendidikan mencapai 10-15% per tahunnya, Ini berarti kenaikan biaya untuk pendidikan di perguruan tinggi akan terus terjdi.

Jeans berharap dengan adanya PRUCerah masyarakat khususnya para orang tua dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pendidikan tinggi anak-anaknya dan terlindungi secara optimal dari berbagai risiko.

“Strategi komprehensif yang dapat mengantisipasi risiko biaya serta proteksi dibutuhkan karena pandemi membuktikan bahwa beragam risiko kehidupan berpotensi menghambat atau menghentikan keberlangsungan pendidikan tinggi anak. Kami yakin PRUCerah dapat menjadi jawaban dengan manfaat perlindungannya yang beragam, mulai dari manfaat dana pendidikan hingga manfaat bebas kontribusi, termasuk yang disebabkan oleh kondisi kritis; manfaat unggulan yang tidak dimiliki produk sejenisnya,” papar, Himawan Purnama, Managing Director for Customer Solution & Delight Prudential Indonesia.

Himawan juga mengatakann PRUCerah ditujukan bagi orang tua berusia 19-55 tahun yang sedang mempersiapkan pendidikan anak mereka (usia 1-18 tahun) dengan pilihan masa pembayaran kontribusi yang fleksibel yaitu selama 5 tahun atau hingga anak mencapai jenjang pendidikan tinggi. PRUCerah tidak hanya menawarkan manfaat dana pendidikan yang dapat digunakan sebagai bekal untuk pendidikan tinggi, namun juga memberikan manfaat bebas kontribusi ketika orang tua meninggal dunia, menderita cacat total dan tetap atau kondisi kritis.

Baca Juga :   JamSyar Raih Opini WTP Pada Laporan Keuangan Tahun 2020

Sementara itu Ivan Ahda, Pegiat Pendidikan dan Ketua Jaringan Semua Murid Semua Guru turut menekankan pentingnya peranan orang tua untuk menyediakan akses ke pendidikan yang lebih tinggi bagi anak-anak mereka. “Tidak bisa dipungkiri bahwa persaingan akan makin ketat dan kualifikasi pendidikan yang lebih tinggi akan diperlukan. Selain bekal pendidikan formal, generasi mendatang harus mampu memiliki fleksibilitas kognitif, berpikir kritis, memecahkan masalah, kreatif, dan bekerja sama dengan orang lain , yang semuanya bisa berkembang dan terbentuk selama di pendidikan tinggi. Dengan makin kompleksnya kebutuhan di masa depan, orang tua harus mempersiapkan masa depan anak dari berbagai sisi, mulai dari pendidikan formal hingga pelatihan soft-skill,” ujarnya.


Photo Credit : Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia paling kiri usai melakukan webinar/Doc/Ist


 

Atti K.

close