Posko Bela Negara Dari Kemhan Terus Salurkan Bantuan Korban Gempa Palu

"Kami hingga saat ini masih melakukan pembersihan puing puing akibat gempa yang terjadi, baik di jalan, di desa desa dan turun juga dalam pencarian korban yang belum di temukan, bekerja sama dengan alumni PCTA, dan menwa"

Posko Bela Negara Dari Kemhan Terus Salurkan Bantuan Korban Gempa Palu

Telegraf, Palu – Gempa 7,4 Skala richter (SR) dan Stunami yang menimpa di Kota Paludan Kabupaten Donggala, Sulawesi tengah akhir September lalu masih menyisakan trauma sebagian masyarakat yang terkena musibah tersebut.

Jumat (28/9) waktu menunjukan Ba’da Magrib (18.02 WITA) gempa mengoyang Kota Palu, yang menurut Badan Meteorologi, klimatologi dan Geofisika (BMKG) titik pusat gempa berada di kedalaman 11 kilometer (KM) tepatnya di 26 km Utara Donggala.

Akibat gempa dan tsunami menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jumlah korban mencapai ribuan nyawa, baik meninggal, luka-luka, serta yang hilang (belum diketemukan) hingga berita ini diturunkan. Bukan saja nyawa, kerusakan juga terjadi diinfrastruktur baik bangunan, jalan bahkan fasilitas umum.

Salah satu Kampung di daerah Petobo, Kabupaten Sigi yang terletak didekat perbatasan Palu dinyatakan menghilang tertimbun lumpur, begitu juga fasilitas publik seperti sekolah perkantoran, jalan-jalan dan rumah ibadah di daerah tersebut.

Pemerintah melalui Kementrian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan) membentuk posko bela negara yang mendisribusikan logistik untuk para korban, baik obat obatan, makanan, minuman, selimut serta kebutuhan lainnya.

Pendistribusiannya posko bela negara tidak hanya didaerah perkotaan yang terkena dampak gempa tetapi juga ke daerah- daearah terpencil yang menjadi tempat pengungsian, dengan jangkauan dan akses menuju ke tempat tersebut masih sangat sulit, seperti  wilayah Biromaru, Tawaili, dan juga Patobo.

“Kami hingga saat ini masih melakukan pembersihan puing puing akibat gempa yang terjadi, baik di jalan, di desa desa dan turun juga dalam pencarian korban yang belum di temukan, bekerja sama dengan alumni PCTA, dan menwa,” hal itu diungkapkan oleh Kol. Inf. Ikram Paputungan selaku Pejabat Perwakilan Kementerian Pertahanan Prov. Sulawesi Tengah.

Kol.Inf.Ikram menjelaskan posko bela negara ini akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat dan berupaya semaksimal mungkin untuk terus membantu memulihkan kondisi Palu dan Donggala paska bencana gempa dan tsunami. (Red)

Baca Juga  Presiden Jokowi: Kualitas Guru Kunci Pembangunan SDM

Credit photo : Kol. Inf. Ikram Paputungan selaku Pejabat Perwakilan Kementerian Pertahanan Prov. Sulawesi Tengah menyerahkan bantuan berupa obat obatan /Istimewa


Share



Komentar Anda