Polisi Ini Kena Omelan Dari Ganjar Pranowo Karena Melakukan Pungli

Polisi Ini Kena Omelan Dari Ganjar Pranowo Karena Melakukan Pungli

Polisi Ini Kena Omelan Dari Ganjar Pranowo Karena Melakukan Pungli

Telegraf, Magelang – Meski sudah sering menangkap basah pelaku pungutan liar di layanan publik, namun praktik menyimpang tersebut masih tetap terjadi. Kali ini Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memergoki langsung pungli di Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kota Magelang, Rabu (05/10/2016).

Ganjar menangkap basah petugas Samsat Magelang dari unsur Kepolisian yang melakukan praktik Pungli saat melakukan inspeksi mendadak (sidak). Ganjar sengaja tidak memberi tahu stafnya kalau akan melakukan Sidak di Samsat Magelang. Saat sampai di kantor Samsat Magelang sekitar pukul 11.30 WIB, suasana kantor masih sepi. Ada beberapa orang yang sedang mengurus surat surat dilayani oleh petugas.

Meski pelayanan nampak wajar-wajar saja, tetapi Gubernur mencoba untuk bertanya ke beberapa orang yang barusan mengurus atau membayar pajak di Samsat Magelang. Dari komunikasi tersebut Gubernur menerima laporan adanya pungli saat melakukan cek fisik kendaraan.

Dari identitas yang ditunjukan, warga yang memberi laporan kepada Gubernur bernama Sugiharto, warga Gang Kantil III nomor 17, kecamatan Magelang Tengah. Kakek 61 tahun itu mengaku dipungut Rp 50 ribu oleh oknum polisi saat mengurus plat nomor dan cek fisik kendaraan roda duanya, yang katanya untuk administrasi formulir, padahal seharusnya gratis.

“Saya diminta untuk membayar Rp 50.000 tanpa diberi kwitansi oleh pak polisi, padahal setahu saya untuk cek fisik itu gratis,” tutur Sugiyarto kepada Gubernur.

Pungutan untuk cek fisik ternyata tidak hanya menimpa Sugiyarto saja, beberapa warga juga mengaku dipungut juga saat melakukan cek fisik. Warga terpaksa membayar karena khawatir tidak dilayani jika tidak mau membayar.

Menerima laporan tersebut, Gubernur langsung minta Sugiharto untuk menunjukan oknum yang melakukan Pungli tersebut. Setelah bertemu dengan oknum polisi bersangkutan, Ganjar langsung menanyakan kebenaran adanya pungutan cek fisik dan meminta oknum bersangkutan untuk mengembalikan uang Rp 50 ribu milik Sugiyarto.

Oknum polisi tersebut dengan wajah pucat langsung mengembalikan uang Rp 50 ribu kepada Sugiharto. Ia pun hanya bisa pasrah saat gubernur beberapa kali mengutarakan kekecewaannya terkait aksi tidak terpuji tersebut. “Cek fisik kan gratis, kenapa disuruh membayar. Saya sangat kecewa dengan kejadian ini,” tegas Ganjar ditujukan kepada oknum polisi bersangkutan.

Setelah menangkap basah adanya oknum Samsat dari kepolisian yang melakukan Pungli, Gubernur  dengan mengumpulkan beberapa pimpinan Samsat Magelang. Breafing dengan beberapa pimpinan Samsat dilakukan secara tertutup. Wartawan yang melipiut kejadian tersebut tidak diperkenankan ikut dalam breafing. (Bdi)

Foto : Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melakukan sidak di kantor Samsat Magelang | Budiono

KBI Telegraf

close