Perusahaan Milik Setya Novanto Terlibat Tender Proyek E-KTP

"Ada beberapa hal yang buat saya mundur, salah satunya situasi tidak enak, dan yang dilakukan sepertinya risiko sangat tinggi untuk kegagalan,"

Perusahaan Milik Setya Novanto Terlibat Tender Proyek E-KTP

Telegraf, Jakarta – Presiden Direktur PT Avidisc Crestec Interindo, Wirawan Tanzil mengungkap keluar dirinya dari konsorsium Murakabi karena ada keterlibatan Ketua DPR RI Setya Novanto sebagai pemilik PT Murakabi Sejahtera yang ikut sebegai peserta tender proyek e-KTP.

“Ada beberapa hal yang buat saya mundur, salah satunya situasi tidak enak, dan yang dilakukan sepertinya risiko sangat tinggi untuk kegagalan,” kata Wirawan saat memberikan kesaksiannya dihadapan Majelis Hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Kamis (27/04/2017).

Wirawan yang merupakan ahli bidang teknologi yang ikut mengurus teknologi finger dalam proyek e-KTP dengan perusahan AFIS Kojen milik Amerika Serikat .

Dirinya mengatakan, diajak oleh Johanes Ricard Tanjaya selaku tim teknis konsorsium Murakabi untuk bergabung kedalam konsorsium Murakabi, setelah tahu bahwa ada keterlibatan Ketua DPR RI dirinya langsung mengeluarkan diri.

“Wah lo mundur, hati-hati lo,” kata Wirawan menyerukan Johanes Tan.

Selain itu menurut Wirawan, Murakabi adalah perusahaan milik salah satu petinggi DPR RI Setya Novanto. Mundurnya Wirawan dalam proyek e-KTP tersebut menurutnya, terdapat kerusuhan dalam pengadaan proyek e-KTP.

“Saya mundur caranya sudah nggak jelas,” ucap Wirawan.

Saat ditanya oleh Jaksa KPK keterlibatan Setya Novanto di perusahaan tersebut, dirinya tidak mengetahui jelas apa perannya.

“Saya nggak tahu, setelah VOC saya tahu langsung saya cepat-cepat mengundurkan diri,” pungkasnya. (Red)

Baca Juga :   Kasus Covid-19 Di Indonesia Diprediksi Tembus Angka Satu Juta

Photo Credit : Antara/Akbar Nugroho Gumay


KBI Telegraf