Pertumbuhan Yang Gemilang di Tengah Pandemi Aset JamSyar Capai Rp1,25 Triliun di Agustus 2020

"Ini berarti lima kali lipat dari awal pendirian, permodalan (equitas sudah tumbuh sangat baik dari penambahan modal maupun dari laba yang di bentuk dalam cadangan, equitas mengalami kenaikan sebesar 18,0 persen setara Rp658,43 Miliar dibanding pada tahun 2012 ini menunjukan kita sudah tumbuh lebih dari dua kali lipat"

Pertumbuhan Yang Gemilang di Tengah Pandemi Aset JamSyar Capai Rp1,25 Triliun di Agustus 2020


Telegraf – PT Penjaminan Jamkrindo Syariah (JamSyar) menjelang milad yang ke 6  pada 19 September mendatang memperlihatkan pertumbuhan yang sangat baik di bandingkan pada tahun tahun awal berdiri,  dari tahun pertahun (tahun pertama hingga ke Enam) JamSyar terus tumbuh dengan baik dengan aset pada akhir Agustus 2020 sudah mencapai Rp1,25 Triliun.

“Ini berarti lima kali lipat dari awal pendirian, permodalan (equitas sudah tumbuh sangat baik dari penambahan modal maupun dari laba yang di bentuk dalam cadangan, equitas mengalami kenaikan sebesar 18,0 persen setara Rp658,43 Miliar dibanding pada tahun 2012 ini menunjukan kita sudah tumbuh lebih dari dua kali lipat,” hal ini di ungkapkan oleh Gatot Suprabowo, Direktur Utama JamSyar dalam konfrensi pers melalui webinar di Jakarta.

Ia mengungkapkan rata-rata pertumbuhan aset dan equitas JamSyar dari tahun 2015 hingga 2019 adalah sebesar 39,06 persen dan 23,66 persen per tahun. Sedangkan rata-rata pertumbuhan volume penjaminan adalah 64,76 persen per tahun. Untuk penjaminan hingga akhir Agustus juga menunjukan pertumbuhan jumlah terjamin sebanyak sebanyak 1,38 juta terjamin.

Gatot juga menjelaskan selama periode tersebut, total laba yang dibukukan oleh JamSyar adalah sebesar Rp 83,86 miliar dengan rata-rata pertumbuhan per tahun sebesar 57,27 persen. Pertumbuhan bisnis yang sangat cepat tersebut, tetap dilakukan oleh Jamsyar dengan mempertimbangkan aspek kehati-hatian. Hal ini ditunjukkan dengan kondisi kesehatan sejak tahun pendirian hingga tahun 2017, Jamsyar berada dalam kondisi Sehat dan pada 2 tahun terakhir berkondisi sangat sehat.

Masa Pandemi

Walaupun pandemi di Indonesia masih belum menunjukan stop dari covid-19, yang mengakibatkan pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan tetapi JamSyar masih terus menunjukan taringnya, dengan terlihat pertumbuhan laba rata rata pertahunya sebesar 57,27 persen.

Dari sisi bisnis, pada posisi yang sama, volume penjaminan Jamsyar adalah sebesar Rp 20,86 triliun atau tumbuh sebesar 15,57% dari posisi yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan laba yang diperoleh selama bulan Januari hingga 31 Agustus 2020, adalah sebesar Rp 20,87 Miliar Hal ini patut disyukuri, meskipun perekonomian Indonesia masih mengalami kontraksi sebesar 5,32 % YoY, pertumbuhan bisnis Jamsyar masih meningkat dengan nilai yang cukup besar.

Baca Juga :   Dukung Pembayaran Nontunai, Bank Muamalat Luncurkan Fitur Debit Online Kartu Shar-E Muamalat

Melihat kinerja bisnis dan keuangan Jamsyar dari bulan Januari hingga Agustus 2020, loyalitas dari mitra-mitra JamSyar.

“Kami optimis tetap membukukan laba pada pada tahun 2020 meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya”, tutur Gatot, Kamis (10/09/2020).

Peningkatan jumlah terjamin yang dijamin oleh Jamsyar dari tahun ke tahun tersebut menunjukkan bahwa peran Jamsyar cukup besar dalam mendukung pertumbuhan perekonomian nasional. Untuk itu pemeritah mempercayai JamSyar untuk ikut serta dalam Program Penjaminan Pembiayaan Modal Kerja Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Program PEN ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan program pemerintah untuk mengurangi dampak Covid 19 terhadap perekonomian.

Kinerja yang telah dicapai JamSyar tersebut tidak terlepas dari peran serta seluruh stakeholder baik stakeholder eksternal maupun internal. Hingga saat ini JamSyar telah bekerja sama dengan 55 mitra kerja yang terdiri dari Bank Syariah, Unit Usaha Perbankan Syariah, Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS), Koperasi Syariah, Perusahaan Pembiayaan Syariah, Asuransi Syariah, dan Lembaga Lainnya. (AK)


Photo Credit: Direktur Keuangan, SDM dan Umum JamSyar, Endang Sri Winarni, Gatot Suprabowo, Direktur Utama JamSyar dan Direktur Operasional JamSyar Achmad Sonhaji.(ki-ka). FILE/IST

 

Atti K.

close