Pertumbuhan Ekonomi Triwulan Satu 5,01 Persen

"Pertumbuhan ekonomi triwulan I lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi, pada triwulan I 2016 dan triwulan IV 2016. Mudah-mudahan pertumbuhan ekonomi ini akan terus membaik kedepannya"

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan Satu 5,01 Persen


Telegraf, Jakarta – Badan Pusat Statiatik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi pada triwulan 1 tahun 2017 masih terkendali yaitu naik sebesar 5,01 persen dibanding tahun lalu di triwulan pertama yg mencatat sebeaar 4,92 persen.Hal itu disampaikan oleh Ketua BPS Suhariyanto dikantornya, Jakarta, Jumat (5/5/17).

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I-2017 mencapai tumbuh 5,01 meningkat dibanding periode yang sama pada tahun 2016 sebesar 4,92 persen,” tuturnya.

Suhariyanto menyampaikandalam preskonfrace pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2017 yang sebesar 5,01 persen merupakan pertumbuhan ekonomi yang paling besar ketimbang pertumbuhan ekonomi triwulan I 2016 dan triwulan IV 2016, yang masing masing mencapai 4,73 persen dan 4,94 persen.

“Pertumbuhan ekonomi triwulan I lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi, pada triwulan I 2016 dan triwulan IV 2016. Mudah-mudahan pertumbuhan ekonomi ini akan terus membaik kedepannya,” katanya.

Dipaparkan, pertumbuhan ekonomi ini didukung semua lapangan usaha kecuali pertambangan yang minus 0,49 persen. Sementara penyumbang terting dari informasi dan komunikasi sebesar 9,10 persen, jasa lainnya 8,01 persen, transportasi dan pergudangan 7,65 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran pada triwulan I tahun 2017 paling tinggi ekspor barang dan jasa sebesar 8,04 persen, pengeluaran PK LNPRT sebesar 8,02 persen, konsumsi rumah tangga sebesar 4,93 persen. Sementara pengeluaran konsumsi pemerintah -45,54 persen dan pembentukan modal tetap bruto -5,42 persen.

Untuk realisasi penanaman modal Suhariyanto menerangkan terjadi di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dari hasil pendataannya baik penanaman modal asing maupun Penanaman Modal dalam negeri (PMDM) year on year naik 13,2 persen, dan untuk penjualan mobil juga naik 5,96 persen dibanding tahun lalu, ini menunjukan pergerakan konsumsi dan juga produksi semen naik 1,84% menunjukan pergerakan untuk sektor konstruksi. (Red)

Baca Juga :   Pandemi Covid-19 Tak Halangi Pertumbuhan Kredit dan Laba BTN Pada Kuartal II 2021

Credit Foto : Atti kurnia


 

Atti Kurnia

close