Pertumbuhan ekonomi Indonesia Tumbuh 5,05 Persen Pada Triwulan ke II 2019

Hampir semua lapangan usaha kesualibpertambangan dan penggalian yang mengalami oenurunan sebesar 0,71 perswn. Sementara pertumbuhan tertinggi dicapai oleh jasa lainnya sebesar 10,73 persen diikuti jasa perusahaan sebesar 9,94 persen, untuk OKnformasi dan komunikasi tumbuh sebesar 9, 60 persen"

Pertumbuhan ekonomi Indonesia Tumbuh 5,05 Persen Pada Triwulan ke II 2019

Telegraf, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuan ekonomi indonesia pada triwulan II pada tahun 2019 sebesar 5,05 persen ini di dorong oleh hampir semua lapangan usaha kecuali pertambangan.

Hal itu di ungkapkan oleh kepala BPS Suhariyanto dalam konfrensi pers terkait pertumbuhan ekonomi indonesia dan indek tendensi bisnis di kantornya Jl. Pasar Baru, Jakarta pusat, Senin (5/8).

“Hampir semua lapangan usaha kesualibpertambangan dan penggalian yang mengalami oenurunan sebesar 0,71 perswn. Sementara pertumbuhan tertinggi dicapai oleh jasa lainnya sebesar 10,73 persen diikuti jasa perusahaan sebesar 9,94 persen, untuk OKnformasi dan komunikasi tumbuh sebesar 9, 60 persen, ” ungkapnya.

Suhariyanto menjelaskan penyumbang paling tinggi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan ke II 2019 adalah pada lapangan usaha industri pengelolaan yang tumbuh sebesar 0,74 persen diikuti oleh pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 0,71 persen serta kontruksi yang tumbuh sebesar 0,55 persen.

Lanjut Suhariyanto struktur ekonomi Indoneaia secara spasual pada triwulan II 2019 yang di dominasi kelompok provinsi di Pulau Jawa dan Sumatra yang masing masing menyumbang pendapatan domestik bruto (PDB) sebesar 59,11 persen dan 21,31 persen, diikuti pulau kalimantan sebesar 8,01 persen.

Jika dibandingkan pada pada semester pertapa 2019 Suhariyanto menerangkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami peningkatan sebsar 4,20 persen (q to q). Yang salah satunya didorong oleh pengeluaran konsumsi pemerintah (PK-P) yang meningkat sebesar 36,28 Persen. (Red)


Credit Photo : Kepala BPS Suhariyanto usai melakukan konfrensi pers /telegraf




Komentar Anda