Perlunya Pengelolaan Krisis Komunikasi Melalui PR Untuk Membangun Trust

Perlunya Pengelolaan Krisis Komunikasi Melalui PR Untuk Membangun Trust

"Banyak taktik public relations konvensional yang diterima tidak berkontribusi untuk mengelola krisis dengan baik. Pola pikir krisis publik saat ini harus digantikan salah satunya adalah memungkinkan manajer berlatih public relations"

Perlunya Pengelolaan Krisis Komunikasi Melalui PR Untuk Membangun Trust


Telegraf – Komunikasi adalah kunci dalam membangun dan meningkatkan kepercayaan baik perorangan maupun perusahaan. Perlunya strategi komunkasi yang efektif untuk membangun trust tersebut, untuk perusahaan misalkan perlu adanya strategi strategi komunikasi yang efektif dan efisien dalam menyampaikan informasi atas berbagai program dan kebijakan institusi yang memiliki dampak terhadap masyarakat.

Dosen Senior Hubungan Masyarakat di Curtin Business School mengemukakan dalam tulisannya Manager memungkinkan harus berlatih menjadi Publik Relation (PR) agar dapat mengelola krisis komunikasi dengan baik.

“Banyak taktik public relations konvensional yang diterima tidak berkontribusi untuk mengelola krisis dengan baik. Pola pikir krisis publik saat ini harus digantikan salah satunya adalah memungkinkan manajer berlatih public relations,” tulisnya.

Dalam beberapa kasus, kekacauan publik terjadi akibat komunikasi yang keliru atau kurang dihadapkan pada arah yang taktis atas informasi yang dikeluarkan oleh institusi saat terjadinya situasi krisis. Fenomena panic buying hingga sentimen negatif masyarakat terhadap beragam informasi pada awal-awal munculnya pagebluk korona di Indonesia menjadi gambaran tentang pentingnya sebuah manajemen komunikasi public relations (PR).

Manajemen institusi mengharuskan seorang pemimpin menentukan ke arah mana institusi akan berjalan. Namun, tanggung jawab soal strategi komunikasi dan informasi agar lembaga tetap mendapat kepercayaan dan sentimen positif dari masyarakat ada di tangan seorang Public Relations.

Pemimpin Redaksi Teropong Senayan, Rihad Wiranto, mengatakan penghargaan ini berlandaskan pada proses riset dengan metode media content analysis. Metode ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana isi dan pesan sebuah konten dari berbagai pemberitaan mengenai instansi yang bersangkutan.

“Umumnya sebuah pemberitaan, baik itu internal maupun eksternal, terhadap sebuah institusi dapat diketahui maknanya, apakah pemberitaan itu mengesankan pesan positif atau negatif, dan yang pasti akan berdampak pada khalayak. Di ranah eksternal institusi, akan kita dapati bagaimana sentimen masyarakat. Institusi yang mendapat sentimen positif menandakan kinerja public relations terjalankan dengan baik,” kata Rihad.

Ia melanjutkan, kajian riset juga didasarkan pada desk riset, media insight, dan review dari juri TPR Award 2020 yang terdiri dari: Komisi I DPR RI, Meutya Viada Hafid; Wakil Ketua Persatuan Humas (Perhumas), Rizka Septiana; dan Ketua Umum Asosiasi Public Relations Indonesia, Jojo S. Nugroho.

Sementara itu, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen IKP Kominfo) RI, Widodo Muktiyo, mengatakan PR adalah jantung organisasi yang berperan menstimulasi publik dengan informasi.

Oleh karenanya, setiap PR organisasi memiliki caranya sendiri dalam mengelola komunikasi dan menjaga hubungan baik dengan publik, terutama dalam hal menciptakan brand perusahaan. “Komunikasi publik adalah basis kesepemahaman untuk menghasilkan cita-cita organisasi,” ujarnya.

Baca Juga :   Zipmex Umumkan Investornya Setelah Mendapat Pendanaan 41 Juta Dolar AS

“Saya senang sekali kita memberikan apresiasi terkait PR dalam acara TPR Award 2020. Kami dari Kemenkominfo sangat senang karena kami juga memberikan upaya infrastruktur komuniasi bagi negeri,” imbuh Widodo.

Teropong Senayan memberikan penghargaan kepada institusi dan perusahaan yang terbukti mampu mengelola peran Public Relations dengan baik hingga tercipta pemberitaan dan citra yang positif di masyarakat.

Berikut daftar peraih penghargaan Teropong Public Relations Award 2020:

A. Kategori Best Active Social Media

  1. PT Transportasi Transjakarta
  2. PT Prudential Life Assurance
  3. PT Pegadaian (Persero)
  4. Aksi Cepat Tanggap (ACT)
  5. Kepolisian Negara Republik Indonesia
  6. PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
  7. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

B. Kategori Best Use of Digital Innovation

  1. PT Pegadaian (Persero)
  2. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
  3. PT Telekomunikasi Seluler
  4. PT Bank DKI
  5. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
  6. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  7. PT BNI Life Insurance
  8. PT Transportasi Transjakarta

C. Kategori Best CSR of Communication

  1. PT Pertamina (Persero) Tbk
  2. Aksi Cepat Tanggap
  3. PT Pertamina Lubricants
  4. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
  5. PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk

D. Kategori Best of Media Relation

  1. PT Telekomunikasi Seluler
  2. PT Pertamina (Persero) Tbk
  3. PT Pertamina Lubricants
  4. Kepolisian Republik Indonesia

E. Kategori Best Appearance Online and Print Media

  1. PT Pertamina (Persero) Tbk
  2. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
  3. PT Bank DKI
  4. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk

F. Kategori Best Community Engagement

  1. PT Bank DKI
  2. PT Pertamina Lubricants
  3. PT Kapal Api Global

G. Kategori Best Government

  1. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia
  2. Kepolisian Negara Republik Indonesia
  3. Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia

H. PR of the Year

  1. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.

Photo Credit: Dirjen IKP Kominfo RI, Widodo Muktiyo saat melakukan webinar pemberian pernghargaan PR terbaik 2020. FIEL/Doc/Ist

 

Atti K.

close