Perdana Menteri Israel Netanyahu Kembali Tersandung Korupsi

Perdana Menteri Israel Netanyahu Kembali Tersandung Korupsi

"Selama bertahun-tahun, saya sudah menjadi subjek setidaknya 15 penyelidikan. Beberapa berujung pada rekomendasi kepolisian seperti hari ini. Semua upaya itu tak membuahkan hasil, begitu pula kali ini,"

Perdana Menteri Israel Netanyahu Kembali Tersandung Korupsi


Telegraf, Tel Aviv – Kepolisian Israel merekomendasikan kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu agar supaya dituntut atas dugaan terkait dengan dua skandal kasus korupsi yang melibatkan dirinya.

Rekomendasi dari kepolisian tersebut diajukan pada Selasa (13/02/2018), setelah polisi menemukan “bukti cukup” yang mengindikasikan bahwa Netanyahu telah menerima suap, serta melakukan kecurangan, dan juga dianggap telah mencederai kepercayaan.

Setelah menyampaikan rekomendasi tersebut, polisi juga menyerahkan seluruh keputusan terkait tuntutan terhadap Netanyahu sepenuhnya kepada jaksa agung.

Menanggapi rekomendasi tersebut, Netanyahu kembali mengaku tak bersalah dan menegaskan bahwa dia tidak akan mundur dari kursi perdana menteri.

“Selama bertahun-tahun, saya sudah menjadi subjek setidaknya 15 penyelidikan. Beberapa berujung pada rekomendasi kepolisian seperti hari ini. Semua upaya itu tak membuahkan hasil, begitu pula kali ini,” jelas Netanyahu.

Selama ini, polisi menggelar penyelidikan besar-besaran terkait dua kasus, salah satunya dugaan keluarga Netanyahu telah menerima hadiah mahal dari produser Hollywood, Arnon Milchan, dan pebisnis Australia, James Packer.

Merujuk laporan kepolisian, hadiah itu termasuk rokok mahal, perhiasan, dan minuman sampanye yang diberikan dalam kurun waktu 2007 hingga 2016 dengan nilai total sekitar 1 juta shekel atau setara Rp3,8 miliar.

Selain itu, polisi juga menyelidiki dugaan Netanyahu melakukan perjanjian rahasia untuk pemberitaan baik di surat kabar Yediot Aharanot. Untuk itu kepolisian pun merekomendasikan tuntutan terhadap Milchan dan penerbit, Arnon Moses, terkait kasus suap.

Kasus ini dianggap dapat melemahkan posisi Netanyahu dan jajaran kabinetnya dalam pemilihan umum yang akan digelar pada 2019 mendatang. (Red)


Photo Credit : Kepolisian Israel merekomendasikan kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu agar supaya dituntut atas dugaan terkait korupsi. UPI/Gali Tibbon

KBI Telegraf

close