Perbanyak Lapangan Kerja, Apple Kucurkan Investasi US$30 Miliar di Amerika

"Kebijakan perpajakan yang baru juga membuat AS menerima penerimaan pajak yang besar dari Apple. Sebab, perusahaan besar seperti Apple tidak lagi menghindari pembayaran pajak atas laba internasionalnya dengan menempatkan dana di luar AS."

Perbanyak Lapangan Kerja, Apple Kucurkan Investasi US$30 Miliar di Amerika

Telegraf, California – Perusahaan teknologi Apple Inc. menyatakan bakal menciptakan 20.000 lapangan kerja di Amerika Serikat dalam 5 tahun mendatang. Apple juga akan menanamkan modal US$30 miliar di fasilitas-fasilitas produksinya di AS.

Sumber menyatakan bahwa Apple juga menginformasikan kepada seluruh karyawannya di dunia bahwa mereka akan menerima bonus sebesar US$2.500 atau sekitar Rp 33,5 juta per orang.

Pembagian bonus itu sebagai respons atas kebijakan perpajakan yang baru di AS. Bonus akan diterima oleh pegawai dengan level tertentu. Saat ini, Apple memiliki sekitar 123 ribu karyawan di seluruh dunia. Sekitar 84 ribu orang di antaranya berada di AS, seperti dilansir dari CNN Money, Kamis (18/1/2018).

Kebijakan perpajakan yang baru juga membuat AS menerima penerimaan pajak yang besar dari Apple. Sebab, perusahaan besar seperti Apple tidak lagi menghindari pembayaran pajak atas laba internasionalnya dengan menempatkan dana di luar AS.

Perusahaan-perusahaan tersebut harus membayar pajak, baik jika mereka memulangkan dananya ke AS atau tidak. Dengan kebijakan pajak yang baru ini, Apple akan memulangkan pembayaran pajak sebesar US$ 38 miliar. “Jumlah pembayaran itu adalah yang terbesar yang pernah terjadi,” tulis Apple dalam keterangan resminya.

Apple juga menyatakan rencananya investasi US$30 miliar di seluruh fasilitas produksinya di AS. Selain itu, hendak menyerap 20 ribu tenaga kerja di kantor-kantor yang sudah ada dan kampus baru yang lokasinya masih dirahasiakan. Kampus ini akan memberikan dukungan teknikal bagi konsumen. Adapun istilah kampus disebut Apple sebagai tempat di mana pegawai Apple dari seluruh divisi melaporkan pekerjaannya, saat ini ada di Silicon Valley, California dan Austin, Texas. (Red)

Photo Credit : Getty Images/Spencer Platt


Tanggapi Artikel