Pengerahan Tentara Oleh Trump, Obama: Trump Hanya Atraksi Politik

“Pemerintahan Republik mengerahkan para tantara berani kita meninggalkan keluarga mereka untuk atraksi politik di perbatasan.”

Pengerahan Tentara Oleh Trump, Obama: Trump Hanya Atraksi Politik

Telegraf, Los Angeles – Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menganggap rencana Donald Trump mengerahkan ribuan tantara ke perbatasan Meksiko hanya atraksi politik.

Trump menyatakan tantara itu dikerahkan untuk menghalangi para migran masuk ke AS. Saat pidato di Miami, Obama berkampanye untuk kandidat Partai Demokrat dalam pemilu tengah periode pekan depan.

Obama menyatakan, “Pemerintahan Republik mengerahkan para tantara berani kita meninggalkan keluarga mereka untuk atraksi politik di perbatasan.”

Trump menjadikan isu imigrasi dalam kampanye pemilu tengah periode untuk Partai Republik. Dia pun menyerang para kafilah migran Amerika Tengah dan menyebutnya sebagai invasi.

Trump awal pekan ini mengatakan dia segera mengirim ribuan tentara ke perbatasan untuk memperkuat pertahanan nasional di perbatasan. Dia berkampanye keras dalam isu itu dan memperingatkan para pendukungnya bahwa migran akan segera memenuhi sekolah, rumah sakit dan masyarakat.

Obama menyatakan pengerahan tantara itu hanya untuk membuat massa marah.

“Ada upaya terus menerus membuat marah publik untuk mengalihkan dari catatan (prestasi kinerja),” tutur Obama, dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (3/11/18).

Obama tampil ke panggung kampanye bersama Andrew Gillum yang bersaing ketat melawan calon Gubernur Florida dari Partai Republik Ron DeSantis. Di panggung itu juga da Senator Bill Nelson yang ingin terpilih lagi melawan Gubernur Rick Scott yang segera melepas jabatan.

“Mari membuat sejarah terjadi di Florida,” kata Obama pada para pendukung di akhir pidato yang beberapa kali diinterupsi oleh demonstran pendukung Partai Republik.

Obama mendorong langkah lebih tegas oleh rakyat AS yang semakin frustrasi dengan 21 bulan pemerintahan Trump.

“Jika Anda tidak suka apa yang terjadi sekarang, jangan hanya mengeluh. Jangan khawatir dan takut, jangan angkat tangan dengan putus asa. Jangan pakai tagar. Jangan huu. Pilih!” tegas Obama. (Red)


Photo Credit : Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama. SAUL LOEB/AFP/Getty Images

 

Share



Komentar Anda