Pengamat Sebut Riziek Sebagai Pengecut Karena Tak Berani Pulang

Pengamat Sebut Riziek Sebagai Pengecut Karena Tak Berani Pulang

"Tidak akan kembali, sebenarnya dia penakut, pengecut. Dia sendiri tak berani bertanggung jawab atas kasusnya itu, dia lari dari perkara yang harus dihadapinya,"

Pengamat Sebut Riziek Sebagai Pengecut Karena Tak Berani Pulang


Telegraf, Jakarta – Imam Besar Front Pembela Umat Islam (FPI) Rizieq Shihab akhirnya mengurungkan niatnya untuk kembali ke Indonesia. Riziek yang diduga terlibat kasus chat mesum dan konten pornografi itu kembali mengurungkan niatnya untuk pulang ke Indonesia setelah kabar dan berita akan kepulangannya sangat heboh ditengah-tengah kalangan para simpatisan dan pendukungnya. Terkait hal itu, Pengamat Politik dari Universitas Indonesia, Arbi Sanit, pun angkat suara dan memberikan pandangannya terkait sikap Rizieq tersebut..

Tanpa basa-basi Arbi pun tak segan menyebut jika sikap Rizieq yang membatalkan rencananya untuk pulang adalah merupakan sebuah perbuatan pengecut, seperti dilansir dari JN, (24/02/2018).

“Tidak akan kembali, sebenarnya dia penakut, pengecut. Dia sendiri tak berani bertanggung jawab atas kasusnya itu, dia lari dari perkara yang harus dihadapinya,” kata Arbi.

Di kesempatan yang berbeda, Pengamat Politik UIN Jakarta, Adi Prayitno, menilai, berita kepulangan Rizieq Shihab yang tidak pasti merupakan sebuah framing issue yang sengaja diumpan untuk publik dan secara terus menerus dipelihara.

Adi melanjutkan, berita kepulangan Rizieq Shihab membawa keuntungan dan kerugian bagi Imam Besar FPI ini.
“Keuntungannya, Riziek akan terus diingat. Sebaliknya, cap negatif juga akan muncul pada diri  Rizieq sebagai orang yang dianggap lari dari tanggung jawabnya terhadap perkara hukum yeng menyangkut dirinya,” tegsanya. (Red)


Photo Credit : Imam Besar Front Pembela Umat Islam (FPI) Rizieq Shihab akhirnya mengurungkan niatnya untuk kembali ke Indonesia . File/Dok/Ist. Photo

KBI Telegraf

close