Pendiri Amazon Jeff Bezos Mengaku Diperas Media Lewat Foto Intim

"Kepemilikan saya atas Washington Post membuat diri saya semakin rumit. Tidak dapat dihindari bahwa orang-orang kuat tertentu yang ada dalam liputan berita Washington Post akan salah menyimpulkan bahwa saya adalah musuh mereka,"

Pendiri Amazon Jeff Bezos Mengaku Diperas Media Lewat Foto Intim

Telegraf, New York – Chief Executive Officer (CEO) Amazon, Jeff Bezos, menuduh tabloid Amerika Serikat (AS) National Enquirer telah memerasnya.

Pria terkaya di dunia versi majalah Forbes itu merasa diperas karena tabloid mengancam akan merilis foto-foto intim yang dikirimnya ke kekasih gelap, jika dia tak mau menghentikan penyelidikan. Bezos memang tengah mengusut bagaimana foto-foto tersebut bisa didapat National Enquirer.

Pada bulan lalu, tabloid National Enquirer memuat laporan bahwa penyebab keretakan hubungan Bezos dengan istrinya, MacKenzie, hingga berujung perceraian disebabkan pihak ketiga. Miliarder itu disebut-sebut selingkuh dengan mantan penyiar berita sekaligus reporter dunia hiburan Lauren Sanchez.

Tabloid juga pernah mendapat akses ke pesan singkat pribadi Bezos. Hal ini yang sedang diselidiki Bezos dan tim keamanan yang disewanya.

Dalam pernyataan di platform blog Medium, Kamis (07/02/19), Bezos mengatakan, pihak American Media Inc (AMI), induk dari National Enquirer, mendekatinya lalu mengancam akan merilis foto-foto tersebut jika dia tak menghentikan penyelidikan soal bagiamana gambar-gambar itu bocor.

Dia menambahkan, AMI juga memintanya dan konsultan keamanan yang memimpin penyelidikan, Gavin de Becker, membuat pengakuan ke publik bahwa mereka tidak punya alasan kuat telah menuduh laporan AMI soal isu selingkuh itu bermuatan politik atau dipengaruhi oleh kekuatan politik.

Dalam wawancara dengan Daily Beast, De Becker pernah mengatakan bahwa petunjuk kuat di balik bocornya foto itu mengarah pada motif politik.

Bezos merupakan pemilik The Washington Post. Dia, The Washington Post, serta perusahaan e-commerce miliknya, Amazon, kerap menjadi sasaran amarah pemerintahan Donald Trump.

Meski demikian, Bezos menepis bahwa isi pemberitaan The Washington Post yang menyinggung pemerintahan Trump, termasuk soal pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, terkait dengan dirinya.

Baca Juga  Australia Stop Program Edukasi Yang Didanai Oleh China

“Kepemilikan saya atas Washington Post membuat diri saya semakin rumit. Tidak dapat dihindari bahwa orang-orang kuat tertentu yang ada dalam liputan berita Washington Post akan salah menyimpulkan bahwa saya adalah musuh mereka,” kata Bezos.

Sejauh ini pihak National Enquirer dan AMI belum memberikan komentar soal pernyataan Bezos tersebut. (Red)


Photo Credit : Chief Executive Officer (CEO) Amazon, Jeff Bezos. GETTY IMAGES



Komentar Anda