Pemilu, BI Prediksi Ekonomi RI Bakal Tumbuh 4,7%-5,5% di 2024

Oleh : Didik Fitrianto
Photo Credit : Logo Bank Indonesia. REUTERS/Iqro Rinaldi

Telegraf – Bank Indonesia (BI) pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 berada pada kisaran 4,7%-5,5%. Asumsi pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan oleh BI tersebut sudah memperhitungkan dampak pelaksanaan pemilihan umum.

Firman Mochtar, Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter (DKEM) BI menjelaskan asumsi pertumbuhan ekonomi tersebut dengan memperhitungkan belanja pemerintah dan konsumsi masyarakat.

“Dengan berbagai skenario, pertumbuhan 2024 kita bikin raise 4,7%-5,5%,” kata Firman dalam FGD yang berlansung di Bandung, Sabtu (03/02/2024).

Dalam paparannya, Firman menyampaikan berdasarkan lapangan usaha, prospek industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, informasi dan komunikasi, transportasi dan perdagangan diperkirakan tumbuh baik.

Selain itu, secara spasial pertumbuhan pertumbuhan di seluruh wilayah Indonesia juga baik, khususnya di wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua. Pertumbuhan ekonomi di wilayah ini ditopang oleh hilirasasi mineral. Sementara di Jawa, BI menyebut, permintaan masih cukup kuat.

“Ke depan BI akan terus memperkuat sinergi stimulus fiskal pemerintah dengan stimulus makroprudensial BI, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya dari sisi permintaan domestik,” ujarnya.

Pekan depan Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia 2023. BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2023 pada kisaran 4,5%-53%.

Lainnya Dari Telegraf


 

Copyright © 2024 Telegraf. KBI Media. All Rights Reserved. Telegraf may receive compensation for some links to products and services on this website. Offers may be subject to change without notice. 

Telenetwork

Kawat Berita Indonesia

close