Pemerintah Berhasil Tangkap Buronan Pimpinan Tabloid Obor Rakyat

"Sebelumnya, pada pertengahan tahun 2014, Setyardi selaku Pemimpin Redaksi Tabloid Obor Rakyat dan redakturnya Darmawan dilaporkan dengan tuduhan penghinaan dan fitnah terhadap Joko Widodo melalui Tabloid Obor Rakyat."

Pemerintah Berhasil Tangkap Buronan Pimpinan Tabloid Obor Rakyat

Telegraf, Jakarta – Tim Intelijen Kejaksaan Agung bekerja sama dengan Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat berhasil menangkap Pemimpin Redaksi Obor Rakyat Setyardi Budiono dan Redaktur Pelaksana Darmawan Sepriyosa di Jakarta, Selasa (08/05/18).

Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Mohammad Rum, kedua buronan itu ditangkap di tempat yang berbeda, yakni Setyardi diamankan di daerah Gambir, sedangkan Darmawan diamankan di daerah Tebet Timur.

“Kami telah mengamankan yang bersangkutan dalam rangka menjalankan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Yang bersangkutan telah melaksanakan haknya dalam melakukan upaya hukum, baik melalui Banding dan Kasasi,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima oleh redaksi, Kamis (10/05/18) malam.

Selanjutnya, kata Rum, kedua terpidana tersebut langsung dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan Cipinang untuk menjalani hukuman.

Setyardi dan Darmawan dijatuhi pidana delapan bulan penjara oleh Mahkamah Agung karena terbukti melakukan penistaan dengan tulisan terhadap Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2014 lalu.

Sebelumnya, pada pertengahan tahun 2014, Setyardi selaku Pemimpin Redaksi Tabloid Obor Rakyat dan redakturnya Darmawan dilaporkan dengan tuduhan penghinaan dan fitnah terhadap Joko Widodo melalui Tabloid Obor Rakyat.

Tabloid tersebut disebarkan ke masjid-masjid dan pondok pesantren di sejumlah daerah di Pulau Jawa, yang antara lain menyebut Joko Widodo sebagai keturunan Tionghoa dan kaki tangan asing.

Keduanya kemudian dihadapkan ke muka persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan dakwaan melanggar Pasal 310 ayat (2) KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Penangkapan dua buronan ini merupakan implementasi komitmen Korps Adhyaksa untuk menuntaskan penanganan perkara tindak pidana melalui program Tangkap Buron 31.1 (Tabur 31.1).

Dengan program ini, setiap Kejaksaan Tinggi (Kejati) diberi target minimal menangkap satu buronan pelaku tindak pidana setiap bulannya. Setyardi dan Darmawan pun menambah panjang deret buronan yang ditangkap Tim Tabur Kejaksaan sepanjang tahun 2018. (Red)

Baca Juga  Perlunya Perubahan UU SJSN dan UU BPJS atau Hanya Dengan Amandemen

Photo Credit : Pemimpin Redaksi Obor Rakyat Setyardi Budiono dan Redaktur Pelaksana Darmawan Sepriyosa pada saat menjalani persidangan. | Viriya Paramita Singgih

 

Share