Your All Payment (YAP) Sebuah Aplikasi Dari BNI Untuk Permudah Transaksi

Your All Payment (YAP) Sebuah Aplikasi Dari BNI Untuk Permudah Transaksi

"Dengan yap! ini, maka kami harapkan dapat mengubah kebiasaan orang dari bertransaksi dengan uang tunai menjadi nontunai sesuai dengan Gerakan Nasional Nontunai Bank Indonesia melalui smartphone,”

Your All Payment (YAP) Sebuah Aplikasi Dari BNI Untuk Permudah Transaksi


Telegraf, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) meluncurkan aplikasi Your All Payment(yap!), sebagai alat pembayaran untuk transaksi non-tunai (cashless) dan tanpa menunjukkan kartu debit/kredit (cardless). Aplikasi tersebut mempermudah transaksi nasabah dan ditargetkan bisa diterima pada 100.000 merchant sampai akhir tahun ini.

Direktur Bisnis Konsumer BNI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, saat ini jumlah merchant yang telah menerima pembayaran menggunakan aplikasi yap! sebanyak 3.000 merchant. Pihaknya mendorong nasabah kartu kredit, kartu debit, dan pengguna uang elektronik mengunduh aplikasi tersebut.

Saat ini, jumlah nasabah kartu kredit BNI sebanyak 1,7 juta pemegang kartu, sementara itu jumlah pemegang kartu debit sekitar 20 juta. Dia menyebut, total pengguna kartu mencapai 30 juta orang, namun sekitar 10 juta pengguna merupakan kartu bantuan sosial (bansos) seperti Kartu Tani dan lainnya.

“Kami dorong nasabah untuk download yap! sebagai alternatif tambahan agar tidak perlu membawa kartu (cardless) untuk melakukan transaksi, jadi tidak hanya cashless,” jelas Anggoro, di Jakarta, Jumat (26/01/2018).

Tahap pertama, perseroan menargetkan aplikasi tersebut bisa diunduh mencapai 100 ribu orang. Target ini sangat realistis di tengah tingginya penggunaan teknologi di masyarakat.

Anggoro melanjutkan, tidak seperti aplikasi pembayaran dengan smartphone lainnya yang hanya mengandalkan uang elektronik sebagai sumber dananya, yap! menjadi yang pertama dengan menggunakan tiga sumber dana, yaitu kartu debit, kartu kredit, dan uang elektronik BNI (UnikQu) sesuai pilihan pengguna saat bertransaksi.

Dia menjelaskan, yap! dengan berbagai kemudahannya merupakan pengganti peran mesin electronic data capture (EDC) yang dapat memenuhi kebutuhan pedagang dari berbagai macam segmen, mulai dari pedagang kecil, UMKM, ritel, toko jaringan (chain store), toko modern (premium), dan toko online (e-commerce).

Dengan demikian, semua pengguna smartphone dapat dengan mudah menggunakan yap! dengan sumber dana uang elektronik UnikQu. Sedangkan pengguna yang sudah menjadi nasabah BNI dapat menambahkan semua kartu kredit dan kartu kreditnya sebagai sumber dananya.

Adapun target dari aplikasi tersebut adalah segmen milenial yang tentunya sangat akrab dengan teknologi. Terlepas dari itu, diharapkan yap! juga dapat digunakan oleh masyarakat dari berbagai segmen.

Baca Juga :   Milad Ke 7 Jamsyar terus Secure, Survive, Sustain dan Catat Aset 1,9 Triliun

“Dengan yap! ini, maka kami harapkan dapat mengubah kebiasaan orang dari bertransaksi dengan uang tunai menjadi nontunai sesuai dengan Gerakan Nasional Nontunai Bank Indonesia melalui smartphone,” tambah dia.

Anggoro menjelaskan, siapa saja yang memiliki smartphone android dapat mengunduh aplikasi yap! dari Play Store. Proses registrasinya mudah dan userdapat langsung memperoleh akun uang elektronik BNI (UnikQu). Untuk nasabah BNI sekaligus dapat menambahkan kartu debit dan kartu kredit BNI yang dimiliki sebagai sumber dana dalam aplikasi yap! tersebut.

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Operasional BNI Bob Tyasika Ananta mengatakan, dari awal tahun perseroan berencana mendirikan modal ventura. Namun, belum bisa terealisasi dan masih mencari skema yang ideal. “Jadi opsinya bisa bikin perusahaan baru atau akuisisi yang sudah ada,” kata Bob.

Bob juga mengungkapkan, untuk membentuk perusahaan modal ventura, pihaknya mengaku tidak mengalokasikan anggaran khusus. BNI telah menyiapkan dana sekitar Rp 3-4 triliun untuk aksi anorganik tahun ini. Dengan adanya modal ventura, Bob berharap bisa mendukung digitalisasi di BNI. Selain itu, modal ventura juga bisa menjadi kendaraan BNI untuk mendidik para start-up. “Kami sebenarnya cukup konsisten mengembangkan bisnis financial technology (fintech) dengan menggandeng mitra dari Singapura dan Malaysia,” kata Bob.

Keunggulan yap! lainnya adalah kenyamanan penggunaan aplikasi dengan sistem keamanan yang andal, dengan dua tingkat keamanan pada saatlogin aplikasi menggunakan password dan bertransaksi menggunakan personal identification number (PIN) sesuai sumber dana yang digunakan (kartu kredit BNI, kartu debit BNI, atau Unikqu). (Red)

Photo Credit : Dok/Ist. Photo


KBI Telegraf

close