Pastikan Libur Natal dan Tahun Baru Pasokan BBM Aman, BPH Migas Buka Posko Nasional

Pastikan Libur Natal dan Tahun Baru Pasokan BBM Aman, BPH Migas Buka Posko Nasional

"Yang paling kritikel adalah di BBM subsidi dan penugasan serta elpigi, kalau untuk hari hari besar biasannya listrik malah justru lebih hemat karena banyak yang liburan, jargas pun cenderung turun"

Pastikan Libur Natal dan Tahun Baru Pasokan BBM Aman, BPH Migas Buka Posko Nasional

 


Telegraf, Jakarta – Pemerintah melalui Badan Pengaturan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menghadapi hari raya Natal 2019 dan tahun baru 2020 membuka posko nasional sektor ESDM, poako akan berlangsung selama 22 hari yaitu H-7 hingga H +14 sejak 18 Desember hingga 8 Januari 2020.

Posko didirikan untuk memastikan penyediaan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak Gas, Listrik dan antisipasi kebencanaan Geologi seluruh Indonesia aman dan lancar.

“Ini adalah tahun ke tiga BPH Migas ditunjuk kembali untuk menjadi Ketua posko Nasional oleh ESDM untuk Natal dan tahun baru,” ungkap Kepala BPH Migas Fanshurullh Asa.

Ifan pangilan akrab Kepala BPH Migas juga mengatakan untuk tahun ini Volume Premium diprediksi naik menjadi 32.511 KL dari harian normal 31.267 KL. Pertalite juga mengalmi kenaikan menjadi 53.864 KL dari 47.195 KL. Solar naik jadi 43.385 KL dari 42.380 KL. Elpiji naik jadi 31 ribu metrik ton (MT) dari 28 ribu MT, sementara Avtur naik dari sebelumnya 16 ribu KL jadi 16.2 KL.

Untuk memastikan masyarakat Indonesia tidak mengalami kelangkaan BPH Migas menambah titik penyaluran BBM yaitu jumlah kios Pertamax bertambah menjadi 34 titik dari tahun lalu 15 lokasi di sepanjang tol.

Lebih lanjut Ifan menjelaskan pada Natal dan Tahun Baru kali ini di perkirakn puncak distribusi BBM pertama mencapai total 120,01 ribu kiloliter, untuk Solar mencapai 32,20 kiloliter. Untuk Puncak kedua BBM yang didistribusikan diperkirakan mencapai total 124,31 kiloliter dan solar mencapai 37,91 kiloliter.

Baca Juga :   Milad Ke 7 Jamsyar terus Secure, Survive, Sustain dan Catat Aset 1,9 Triliun

“Yang paling kritikel adalah di BBM subsidi dan penugasan serta elpigi, kalau untuk hari hari besar biasannya listrik malah justru lebih hemat karena banyak yang liburan, jargas pun cenderung turun,” kata Ifan.

ia menambahkan perbedaan tahun lalu dengan tahun sekarang adalah ada imprufmen sudah satu bulan sebelum ada Posko Nasional sudah satu bulan ada posko, tahun ini khususnya yang di Tol Sumatra dari Lampung ke Palembang yang panjangnya sekitar 400 kilo meter sudah di resmikan oleh  Presiden Joko Widodo.

“Karena hanya ada satu SPBU itupun berada di jalur palembang lampung, untuk itu perlu penambahan kios sepanjang kedua tuas tol tersebut begitu juga Tol jawa untuk rest area juga harus ditambah kios kios juga,” beber Ifan. (Red)


Photo Credit : Kepala BPh Migas Fanshurullah Asa (tengah) saat membuka Posko Nasional Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di kantornya, Jl Tendean, Jakarta, Rabu (18/12). TELEGRAF/Kawat Berita Indonesia

Atti K.

close