Telegraf, Jogjakarta – Tim pemantau daerah khusus dari DPR RI melakukan pantauan lapangan terkait keistimewaan DIY, Selasa (22/11/2016). Tim yang dipimpin Fadli Zon tersebut memiliki agenda bertemu Gubernur DIY serta mengunjungi dua kabupaten yakni Kulonprogo dan Bantul.

Usai pertemuan dan sarapan pagi di Kantor Gubernur DIY, Fadli Zon mengatakan pertemuan tersebut dimaksudkan untuk membicarakan perkembangan keistimewaan DIY. Menurutnya dalam pertemuan dengan Sultan dibicarakan beberapa masukan dan pertanyaan terkait fungsi pengawasan tim DPR RI tersebut.

“Tadi sudah membicarakan beberapa hal secara informal. Ada masukan dan pertanyaan yang memang sudah kami kirimkan sebelumnya terkait progres keistimewaan DIY,” terangnya.

Setelah bertemu dengan Sultan, rombongan lantas menuju Kulonprogo dan Bantul untuk bertanya langsung pada masyarakat. “Penting dalam melakukan fungsi pengawasan kita dapat masukan dari masyarakat yang merupakan salah satu elemen keistimewaan, nanti kita baru rangkum hasilnya untuk dilaporkan,” imbuhnya.

Terkait ada atau tidaknya penyimpangan keistimewaan DIY, Fadli mengaku masih belum bisa memberikan tanggapan. “Kali ini kita minta masukan dahulu, baru nanti apakah ada progres atau tidak kita simpulkan, saya kira begitu,” pungkasnya. (Red)