Pangeran Saudi dan Rombongannya Akan Tinggalkan Bali Lebih Dulu

"Ya benar mendarat satu pesawat dengan operator International Jet Management GMBH, Handling PT Execujet, type Gulfstrram 650, Callsign VQ-BAH,"

Pangeran Saudi dan Rombongannya Akan Tinggalkan Bali Lebih Dulu

Telegraf, Bali – Satu buah pesawat VVIP rute Sharjah Arab menuju Denpasar Bali tiba sore tadi Minggu (5/3/2017) pukul 15.44 Wita, di Bandara Internasional Ngurah Rai Denpasar, Bali. Pesawat itu rencananya hari ini Senin (6/3/2017) pukul 12.00 Wita akan berangkat membawa pangeran kerajaan Arab Saudi HRH Prince Mansour Bin Abdulaziz al-Saud kembali ke negaranya.

“Ya benar mendarat satu pesawat dengan operator International Jet Management GMBH, Handling PT Execujet, type Gulfstrram 650, Callsign VQ-BAH,” kata Kepala Humas Bandara Ngurah Rai Internasional, Arie Ahsan di Denpasar, Minggu (5/3/2017).

Dia menyatakan selain pangeran Saudi, rencananya akan ada empat rombongan lain yang akan pulang lebih awal ke Saudi.

Menurutnya, pesawat VVIP itu tiba di Bali itu hanya membawa 3 orang kru, tanpa penumpang. Nantinya, pesawat itu akan parkir di B41 Terminal Selatan Execujet.

Sementara dari pantauan, dari kejauhan terlihat barikade bambu setinggi kurang lebih 3 meter ditutup dengan kain putih sebagai batasan Pantai Geger dengan pantai private Hotel St Regis tempat Raja Salman dan rombongan menginap. Wartawan juga tidak diperbolehkan untuk mendekat ke sekitaran pantai private tersebut.

Bambu setinggi 3 meter dan lebar sekitar 7 meter itu dibalut dengan kain putih dan menutupi area sekitar pantai private yang berisi tempat duduk santai untuk para tamu khusus VVIP Hotel St Regis.

Begitu juga dengan para wisatawan mancanegara yang berada di sekitar pantai tersebut, tetap melakukan aktivitas seperti biasa. Namun kali tidak diperbolehkan untuk mendekat ke perbatasan pantai private tersebut.

Terlihat ada juga beberapa pecalang yang lalu-lalang di dekat batasan pantai private tersebut. Namun demikian  tidak terlihat adanya pasukan keamanan dari TNI ataupun Polri yang berjaga dan berada di dekat bambu berbalut kain putih tersebut. (Red)

Photo credit : AFP/Getty Images


KBI Telegraf