Pandemi Covid-19 Tak Halangi Pertumbuhan Kredit dan Laba BTN Pada Kuartal II 2021

Pandemi Covid-19 Tak Halangi Pertumbuhan Kredit dan Laba BTN Pada Kuartal II 2021

“Upaya peningkatan bisnis yang kami lakukan juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan rumah masyarakat Indonesia yang semakin mendesak di masa pandemi ini. Kami berupaya terus mencatatkan pertumbuhan positif yang berkelanjutan sehingga Bank BTN dapat terus menyediakan rumah untuk rakyat”

Pandemi Covid-19 Tak Halangi Pertumbuhan Kredit dan Laba BTN Pada Kuartal II 2021


Telegraf – Pandemi Covid-19 tidak menghalangi pertumbuhan kineja PT bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Pada Kuartal ke II Bank BTN mencatan penyaluran kredit dan pembiayaan di level 5,59% yoy dari dari Rp251,83 triliun menjadi Rp265,9 triliun, dan laba tumbuh di level 19,87% yoy.  Hal itu di ungkapkan oleh Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo dalam konfrensi pers terkait Paparan Kinerja Bank BTN Kuartal II/2021 di Jakarta.

Pertumbuhan tersebut di topang oleh Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi masih menjadi motor utama penggerak penyaluran kredit Bank BTN dengan kenaikan sebesar 11,17% yoy menjadi Rp126,29 triliun per kuartal II/2021. KPR Non-subsidi juga tumbuh perlahan di level 0,90% yoy menjadi Rp80,59 triliun. Kredit konsumer non-perumahan juga tercatat meningkat di level 17,47% yoy menjadi Rp5,43 triliun pada kuartal II/2021.

Heru juga mengungkapkan untuk terus menigkatkan kinerja perseroan terus melakukan transformasi dan inovasi agar bisnis tetap melaju positif meski berada di bawah tengah pandemi. Peran positif pemerintah melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional, lanjut Haru, juga turut mendorong kinerja positif Bank BTN.

“Upaya peningkatan bisnis yang kami lakukan juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan rumah masyarakat Indonesia yang semakin mendesak di masa pandemi ini. Kami berupaya terus mencatatkan pertumbuhan positif yang berkelanjutan sehingga Bank BTN dapat terus menyediakan rumah untuk rakyat,” tutur Haru, Rabu (28/7).

Heru juga mengungkapkan kinerja penyaluran kredit Bank BTN yang tetap kokoh bertumbuh di tengah tekanan pandemi, juga diiringi perbaikan pada kualitasnya. Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) nett Bank BTN terekam terus membaik sebesar 54 bps ke level 1,87% di kuartal II/2021 dari 2,40%. Penurunan NPL tersebut juga disertai peningkatan pencadangan sebesar 1.282 bps dari 107,90% pada kuartal II/2020 menjadi 120,72% di kuartal II/2021.

Baca Juga :   Milad Ke 7 Jamsyar terus Secure, Survive, Sustain dan Catat Aset 1,9 Triliun

Lanjutnya Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami kenaikan sebesar 31,84% yoy menjadi Rp298,38 triliun pada kuartal II/2021 dari Rp226,32 triliun di periode yang sama tahun lalu. Peningkatan DPK tersebut disumbang oleh kenaikan pada seluruh segmen yakni tabungan, giro, dan deposito masing-masing sebesar 17,70% yoy, 15,06% yoy, dan 43,53% yoy per kuartal II/2021.

Untuk pertumbuhan laba bank BTN pada kuartal II, Bank BTN tumbuh di level 19,87% yoy menjadi Rp920 miliar pada kuartal II/2021 dari Rp768 miliar di periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan tersebut di topang oleh beberapa strategi mulai dari efisiensi, digitalisasi, perampingan outlet, hingga meningkatkan fee based income melalui transaksi non-kredit.


Photo Credit : Bank BTN/Doc/bank BTN


 

Atti K.

close