Palestina Memanas Israel Serang Masjid Al-Aqsa

Palestina Memanas Israel Serang Masjid Al-Aqsa

“Semangat saudara-saudara kita di sana harus juga kita rasakan di sini, karena Umat Islam adalah satu tubuh. Sakitnya saudara kita adalah sakit kita juga. Apa yang dipertahankan adalah hak yang diakui secara internasional dan harus diperjuangkan“

Palestina Memanas Israel Serang Masjid Al-Aqsa

Telegraf – Bulan ramadhan yang seharusnya di lakukan secara tenang dan khusyu tidak di rasakan oleh masyarakat Palestina. Ketegangan sudah terasa sejak awal Ramadhan dan semakin memuncak pada Jumat (07/05) terakhir di bulan suci tahun ini 2021.

Zionis Israel bertindak semakin represif dalam jumlah besar malah menyerbu Masjid Al Aqsa dengan melancarkan serangan-serangan dengan gas air mata, tembakan dan bom molotov yang memakan korban lebih dari 53.

Dikutip dari Aljazeera.net (7/5) ketegangan dipicu adanya aksi pengusiran 4 rumah warga di kawasan Syekh Jarrah yang telah mereka diami sejak sebelum tahun 1948, untuk kepentingan pembangunan hunian bagi penduduk illegal Zionis. Ketegangan juga dipicu upaya pencegahan oleh otoritas penjajah untuk pelaksanaan pemilu Palestina di Kota Al Quds.

Tak tinggal diam Badan Wakaf Palestina dan Al Quds yang bertanggung jawab atas Masjidil Aqsa berusaha mencegah aksi ini. Kaum muslim di Al Quds juga tak tinggal diam mereka berkomitmen untuk bertahan di Masjid Al Aqsa dan menjaganya dari penodaan serta segala bentuk penistaan.

“Semangat saudara-saudara kita di sana harus juga kita rasakan di sini, karena Umat Islam adalah satu tubuh. Sakitnya saudara kita adalah sakit kita juga. Apa yang dipertahankan adalah hak yang diakui secara internasional dan harus diperjuangkan,“ tutur Ketua Adara Relief Internasional, Sri Vira Candra.

Adara Relief International mengajak khalayak untuk pertama, terus memantau dan menyebarkan berita terkini tentang Al-Quds ke khalayak ramai agar penyerangan dan penodaan terhadap Al-Quds segera dihentikan. Kedua, mengimbau agar memanfaatkan momen Itikaf sebagai momen menggalang persatuan umat untuk mendoakan membela AlQuds. Ketiga, mengimbau pembelaan terhadap al Quds dapat terus kita lakukan baik secara pribadi maupun lembaga, keempat, Adara Relief International mengajak dermawan yang ingin menguatkan perjuangan pembelaan Al-Quds melalui bantuan nyata berupa donasi untuk menguatkan pembelaan.

Sehubungan dengan itu, MUI mengecam keras tindakan tindakan brutal ini. “Sudah waktunya negara-negara besar seperti Amerika untuk segera mengambil inisiatif mengingatkan dengan keras Israel untuk menghentikan tindakan tindakan biadab. Di bawah kepeminpin Joe Biden, Amerika berpeluang besar untuk menekan Israel. Ini kesempatan Amerika,” ungkap Ketua MUI Bidang Hubungan.Luar Negeri dan kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim.

Langkah empati dan konstruktif ini juga bisa dilakukan oleh negara negara Uni Eropa dan lain lain. Secara bersama-sama negara negara ini bisa melakukan tekanan internasional terhadap Israel melalui PBB. Jika diperlukan, Israel diberi sanksi internasional.

Ia menambahkan persatuan negara negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) sudah saatnya untuk kosolidasi secara efektif untuk menghentikan pertentangan saatnya untuk membangun perdamaian.


Photo Credit: Dua orang anggota militer Israel dalam penyerangan Masjid al-Aqsa pada Sabtu dini hari. AP Photo

 

Atti K.

close