Omset Penjualan Di Lombok Menurun Drastis Samsung Tetap Gelontorkan Bantuan

"Kami bangun Posko Samsung Peduli di Dusun Lekok dan Menggala, Lombok Utara. Kami meneruskan kepedulian kami dengan mendonasikan Rp 1,5 Milyar melalui PMI untuk membangun hunian sementara, konstruksi dan rehabilitasi perpipaan saluran air, persediaan air bersih, penyediaan jamban sehat, serta layanan kesehatan dan bantuan mobil ambulans. Dari program ini, kami mengharapkan bisa menghasilkan manfaat bagi 20.000 masyarakat terdampak sehingga mereka memiliki semangat untuk membangun kembali hidup mereka pascabencana gempa Lombok,”

Omset Penjualan Di Lombok Menurun Drastis Samsung Tetap Gelontorkan Bantuan

Telegraf, Jakarta – Omset toko-toko elektronik di Lombok akibat gempa yang terjadi pada akhir bulan Juli lalu mengalami penurunan drastis bahkan sangat drastis, mencapai 90 persen, penurunan ini mengimbas pada penjualan produk Samsung di Lombok.

Walaupun penjualan merosot tajam Samsung Elektronics tidak diam diri, Bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia, samsung Elektronics serahkan 1,5 miliar untuk korban gempa Lombok.

Hal itu di ungkapkan Kanghyun Lee, Vice Presiden Samsung Elektronics Indonesia dalam pres konfrence dengan tema Samsung Peduli Lombok di Di Jakarta.

JaeHoon Kwon President Samsung Electronics Indonesia menambahkan untuk bantuan kali ini kami fokus pada kebutuhan mendesak seperti sanitasi dan pengadaan air bersih serta rumah sementara sebanyak 500 kepala rumah tangga di Lombok Timura dan Lombok Barat.

“Kami bangun Posko Samsung Peduli di Dusun Lekok dan Menggala, Lombok Utara. Kami meneruskan kepedulian kami dengan mendonasikan Rp 1,5 Milyar melalui PMI untuk membangun hunian sementara, konstruksi dan rehabilitasi perpipaan saluran air, persediaan air bersih, penyediaan jamban sehat, serta layanan kesehatan dan bantuan mobil ambulans. Dari program ini, kami mengharapkan bisa menghasilkan manfaat bagi 20.000 masyarakat terdampak sehingga mereka memiliki semangat untuk membangun kembali hidup mereka pascabencana gempa Lombok,” ungkapnya Selasa (25/9).

Selain itu juga Posko Samsung peduli yang terdapat di 2 titik yaitu Dusun Lekok dan Manggala Kedua posko ini menyediakan layanan cuci gratis bagi para warga, serta dapur umum dipergunakan oleh warga setempat untuk menyediakan 600 bungkus makanan setiap harinya serta melayani pencucian baju untuk 771 orang dan mencuci rata-rata 1.770 pakaian setiap harinya, sedangkan Dapur Umum Samsung menghasilkan hingga lebih dari 9.000 bungkus makanan dan team service center memberikan perbaikan gratis untuk 23 unit alat elektronik yang rusak sebagian besar akibat bencana gempa.

Program kemudian akan dilanjutkan dengan pembangunan 500 hunian sementara di bulan Oktober dan diperkirakan selesai pada bulan Desember, sementara bantuan satu unit ambulans dan layanan program kesehatan PMI berupa klinik keliling, home based care, dan fisioterapi akan dimulai bulan Desember hingga Februari 2019.

“Diskusi dan koordinasi yang dilakukan sangat cepat dan kooperatif. 500 hunian yang akan kami bangun, akan membantu hingga 2.000 jiwa sedangkan layanan kesehatan kami targetkan untuk melayani hingga 5.000 jiwa. Dalam kegiatan klinik keliling, kami juga akan melakukan trauma healing bagi warga khususnya para anak-anak, karena sebagian dari mereka kini bahkan merasa ketakutan untuk kembali tidur di dalam bangunan rumah. Kami berharap rangkaian program ini termasuk pengadaan air bersih dapat meningkatkan kualitas kesehatan warga dan menurunkan risiko kematian pascabencana gempa NTB,” papar Ritola Tasyama, Sekretaris Jenderal PMI.Ritola menyebutkan hingga saat ini titik sebar pelayanan yang telah di lakukan antara lain, distribusi air bersih sebanyak 6.867,220 liter, dapur umum dapat melayani 22.601 pack, pelayanankesehatan 8.654 jiwa, untukkebersihan 3.064 jiwa, dan pelayanann prikososial untuk program trauma healing sebanya 11.878 jiwa dan personil yang di turunkan sebanyak 498 relawan.(Red)


Credit photo: JaeHoon Kwon President Samsung Electronics Indonesia menyerahkan secara simbolis bantuan untuk korban bencana Lombok sebesar 1,5 M melalui Ritola Tasyama, Sekretaris Jenderal PMI/telegraf


Share



Komentar Anda