Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca OJK Dorong Inklusi Pasar Modal Syariah di Papua, Aset Tumbuh Positif hingga Rp7.100 Triliun
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

OJK Dorong Inklusi Pasar Modal Syariah di Papua, Aset Tumbuh Positif hingga Rp7.100 Triliun

Atti K. Selasa, 27 Mei 2025 | 17:31 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit : OJK GelarSosialisasi Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2025 yang digelar pada 26–27 Mei di Jayapura, Papua/Doc/Ist
Bagikan

Telegraf– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong literasi dan inklusi pasar modal hingga ke wilayah timur Indonesia. Melalui gelaran Sosialisasi Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2025 yang digelar pada 26–27 Mei di Jayapura, Papua, OJK bersama pelaku industri menghadirkan berbagai program edukatif dan interaktif demi memperluas akses pasar modal secara berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung di Universitas Yapis Papua ini menghadirkan Kuliah Umum Pasar Modal Syariah bersama Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi. Ia menyampaikan pentingnya investasi syariah sebagai alternatif pengelolaan keuangan yang sesuai nilai-nilai Islam.

“Investasi di Pasar Modal Syariah merupakan salah satu pilihan strategis untuk melindungi nilai aset dari inflasi, sekaligus mendapatkan potensi keuntungan yang halal dan etis,” ujar Inarno dalam sambutannya.

Menurut data OJK, kinerja Pasar Modal Syariah menunjukkan tren positif. Hingga 15 Mei 2025, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) tumbuh 2,62 persen secara year-to-date (ytd) dan 3,29 persen year-on-year (yoy). Nilai kapitalisasi pasar ISSI mencapai Rp7.100,61 triliun.

“Ini menjadi bukti bahwa instrumen syariah semakin diminati masyarakat dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta digitalisasi keuangan,” tambah Inarno.

Dari sisi produk, dana kelolaan reksa dana syariah per 9 Mei 2025 tercatat tumbuh 14,18 persen ytd menjadi Rp57,72 triliun. Sementara outstanding sukuk korporasi dan sukuk negara masing-masing mencapai Rp62,97 triliun dan Rp1.704,34 triliun.

Rektor Universitas Yapis Papua, Didik S. S. Mabui, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Ia menilai momentum SEPMT harus dimanfaatkan untuk membangun pemahaman generasi muda terhadap pentingnya literasi keuangan sejak dini.

“Dengan memahami pasar modal syariah, kita tidak hanya membekali mahasiswa dengan pengetahuan finansial, tapi juga menanamkan nilai keuangan yang etis dan bertanggung jawab,” kata Didik.

Dalam rangkaian SEPMT, OJK juga menggelar sesi “Sosialisasi Alternatif Pendanaan Perusahaan melalui Pasar Modal” yang ditujukan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) lokal. Eddy Manindo Harahap, Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Pasar Modal OJK, menyampaikan bahwa pasar modal membuka peluang nyata untuk memperkuat struktur keuangan UKM.

“UKM harus mulai melihat pasar modal bukan hanya sebagai tempat investasi, tapi juga sebagai sumber pendanaan jangka panjang yang transparan dan terpercaya,” ungkap Eddy.

Talkshow bertema “Melek Keuangan: Strategi Investasi Cerdas dan Menghindari Investasi Ilegal” yang disiarkan langsung oleh TVRI Papua turut melengkapi acara. Talkshow ini menyoroti pentingnya edukasi investasi yang sehat dan bagaimana menghindari jebakan investasi bodong.

Kehadiran SEPMT 2025 di Papua menjadi bukti konkret komitmen OJK dalam mewujudkan inklusi keuangan yang merata. OJK menargetkan pertumbuhan signifikan investor ritel dan calon emiten dari kawasan timur Indonesia sebagai bagian dari strategi nasional memperkuat ekonomi berbasis pasar modal.

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Kupas Jaran Kepang Temanggung, Agus Gondrong Ditunggu Tropi Abyakta Pada Puncak HPN 2026.
Waktu Baca 2 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional
Waktu Baca 4 Menit
DPP GMNI Dorong Hilirisasi Adil dan Berkelanjutan untuk Bangsa
Waktu Baca 5 Menit
Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa, Gubernur Dorong Transformasi dan Persiapan IPO
Waktu Baca 3 Menit
Rock Ngisor Ringin Part #2 Jadi Ajang Kumpul Musisi Rock Tanah Air
Waktu Baca 4 Menit

Program FLPP Capai Rekor 263 Ribu Unit, BTN Dominasi Penyaluran Rumah Subsidi Nasional

Waktu Baca 4 Menit

BSN Resmi Beroperasi Usai Spin-Off dari BTN, Bidik Pertumbuhan Perbankan Syariah Nasional

Waktu Baca 3 Menit

Tradisi Warga Indonesia Dalam Merayakan Malam Tahun Baru di New York

Waktu Baca 6 Menit

OJK Bentuk Departemen UMKM dan Keuangan Syariah, Pengawasan Bank Digital Berlaku 2026

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

OJK Raih Predikat Badan Publik Terbaik Nasional 2025, Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Keseimbangan Energi Jadi Kunci Ketahanan Nasional, Migas dan EBT Harus Berjalan Beriringan

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Transisi Energi Terkendala Infrastruktur, Pemanfaatan EBT Masih di Bawah Target

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK: Aset Perbankan Syariah Tembus Rekor Tertinggi, Lampaui Rp1.028 Triliun pada Oktober 2025

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

OJK Terapkan Perlakuan Khusus Kredit Untuk Korban Bencana Aceh, Sumut dan Sumbar

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK Resmikan Kantor Provinsi Maluku Utara, Perkuat Pengawasan Jasa Keuangan dan Pelindungan Konsumen

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

LPS Tegaskan Pentingnya Penjaminan Polis untuk Stabilitas Industri Asuransi

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Penetrasi Rendah, Industri Asuransi RI Dinilai Masih Punya Ruang Pertumbuhan Sangat Besar

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?