Natal Dan Tahun Baru, Bank Mandiri Gelontorkan Rp 11,5 Triliun

Natal Dan Tahun Baru, Bank Mandiri Gelontorkan Rp 11,5 Triliun

"Kenaikan jumlah penyiapan tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada perayaan Natal dan Tahun Baru yang telah memperhitungkan faktor inflasi dan proyeksi kenaikan kebutuhan nasabah dari tahun sebelumnya,"

Natal Dan Tahun Baru, Bank Mandiri Gelontorkan Rp 11,5 Triliun


Telegraf, Jakarta – Bank Mandiri mengungkapkan bakal menggelontorkan dana sebesar Rp11,5 triliun atau naik 20 persen dibanding tahun lalu, sebagai persiapan menghadapi hari Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.

PT Bank Mandiri Tbk mengungkapkan telah menyiapkan sekitar Rp11,5 triliun untuk menghadapi perayaan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017. Jumlah ini mengalami kenaikan hingga 20 persen dibanding tahun lalu.

“Kenaikan jumlah penyiapan tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada perayaan Natal dan Tahun Baru yang telah memperhitungkan faktor inflasi dan proyeksi kenaikan kebutuhan nasabah dari tahun sebelumnya,” kata Corporate Secretary Bank Mandiri, Rohan Hafas, dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (13/12).

Dari jumlah tersebut, lanjutnya, 75% dialokasikan untuk kebutuhan ATM dan 25% untuk memenuhi kebutuhan cabang. Pendistribusian dana difokuskan pada wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) yang mencapai 60% dari total dana yang disiapkan. Wilayah-wilayah lain yang membutuhkan dana dalam jumlah besar adalah, Surabaya, Bandung, Medan, Pekanbaru, dan Palembang.

Pendistribusian dana difokuskan pada 19–30 Desember2016 karena pada rentang waktu tersebut, transaksi masyarakat diperkirakan akan meningkat. Ia menyatakan, pihaknya juga memastikan kecukupan pasokan uang untuk mengisi ATM, menjaga ketersediaan infrastruktur, dan sistem operasional ATM agar kenyamanan tetap terjaga.

“Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan dana nasabah, kami juga menyiapkan pasokan dana sebesar Rp800 miliar per hari untuk mengisi mesin ATM sejak satu pekan sebelum Hari Natal. Jumlah itu naik sekitar 20% dari rata-rata harian pasokan dana ATM pada tahun lalu,” ujarnya.

Rohan menuturkan, pihaknya telah menerapkan sistem Cash Management dan sistem monitoring operasional seluruh ATM untuk memastikanketersediaan uang dalam ATM. Sehingga kenaikan kebutuhan kas ATM maupun permasalahan ATM akibat perubahan pola belanja nasabah dapat diminimalisir dan ditangani secepatnya, sehingga ATM Mandiri akan selalu ready for use bagi nasabah.

Baca Juga :   Zipmex Umumkan Investornya Setelah Mendapat Pendanaan 41 Juta Dolar AS

“Kami berupaya memastikan Mandiri ATM akan selalu siap digunakan dengan dukungan teknisi handal untuk memonitoring kinerja ATM selama 24 jam,” ucapnya.

Saat ini, kata dia, nasabah Bank Mandiri dapat melakukan transaksi melalui lebih dari 17.461ATM Mandiri yang tersambung dalam jaringan ATM Link ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus di seluruh Indonesia. Selain ATM, Bank Mandiri juga menyediakan layanan 24 jam lainnya, yaitu Mandiri SMS, Mandiri Mobile, Mandiri Internet banking dan Mandiri Call atau Phone Banking. Mandiri Call 14000 melayani nasabah 7×24 jam sepanjang tahun termasuk pada periode libur Natal dan Tahun Baru 2017.

“Seluruh layanan perbankan 24 jam ini menyediakan sarana yang memungkinkan nasabah bertransaksi dengan nyaman dan aman berupa informasi rekening, transaksi transfer, transaksi pembayaran listrik, air, telepon/handphone, kartu kredit, tiket pesawat dan kereta api, pajak, pendidikan, asuransi, televisi berlangganan, internet, atau pembelian isi ulang pulsa,” paparnya.

Rohan menambahkan, seluruh jaringan 2.505 kantor cabang Bank Mandiri akan tetap beroperasi normal pada hari kerja hingga akhir tahun 2016, kecuali pada libur natal dan tahun baru. Adapun pada cuti bersama 26 Desember 2016, sebanyak 198 kantor cabang akan beroperasi secara bergiliran untuk memberikan layanan perbankan terbatas dan menerima pembayaran delivery order SPBU-SPBU Pertamina. (Red)

Photo credit : Ist. Photo


KBI Telegraf

close