Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Mulai 2025 tidak Akan Ada Impor Empat Komoditas Pokok
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Mulai 2025 tidak Akan Ada Impor Empat Komoditas Pokok

MSN Kamis, 2 Januari 2025 | 14:05 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Bagikan

SEMARANG, TELEGRAF.CO.ID — Pemerintah memberikan angin segar bagi para petani di Indonesia, pasalnya mulai tahun 2025 ini tidak akan ada lagi kebijakan melakukan impor sejumlah komoditas pokok masyarakat. Yakni, beras, jagung, gula, garam.

Hal tersebut disampaikan Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat memimpin Rapat Koordinasi Terbatas Bidang Pangan, di Gradhika Bhakti Praja Kantor Gubernur Semarang yang dihadiri oleh para bupati/wali kota se Jawa Tengah.

“Mulai 2025 sudah berlaku tidak impor beras, tidak impor gula, tidak impor jagung, tidak impor garam. Jadi empat bidang ini para pengusaha, para petani silahkan berlomba-lomba berusaha yakin bagus harganya,”ujarnya Selasa (31/12/2024).

 

Langkah-langkah yang ditempuh pemerintah tersebut adalah keperpihakan kepada masyarakat dengan tujuan jangka panjangnya untuk kemajuan negara, di mana upaya awal adalah menuju swasembada pangan, kemudian swasembada energi.

Tak sampai disitu, selain memperhatikan tanaman pangan, hingga irigasi, pupuk, bibit dan lain sebagainya, kini juga dicarikan solusi terkait penjualan hasil pertanian. Apabila usai panen ada komuditas yang tidak laku dipasaran akan dibeli oleh pemerintah, namun saat ini baru gabah dan jagung.

“Kemarin rapat dipimpin presiden langsung mencatatkan sejarah, karena disitu diputuskan oleh presiden berapapun nanti hasil pertanian padi dan jagung petani, yang tidak diserap pasar akan dibeli seluruhnya oleh pemerintah melalui Bulog. Harga sudah disesuaikan, gabah mulai Rp6.000 jadi Rp6.500, dan akan diolah lagi menjadi beras lalu akan dibeli lagi oleh Bulog Rp12.000. Nanti akan ada hitungannya, kemudian harga jagung dari Rp5.000 menjadi Rp5.500,”katanya.(RYA)

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Pertahanan Semesta di Era Digital Melalui Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber
Waktu Baca 2 Menit
Gandeng DPR, Komdigi Tegaskan Kolaborasi Berantas Darurat Narkoba
Waktu Baca 2 Menit
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru
Waktu Baca 4 Menit
Pemerintah Siapkan Insentif Besar untuk Kendaraan Listrik, Target 100 Ribu Unit
Waktu Baca 2 Menit
‘Lihatlah Sedalam-Dalamnya’ Dalam Perjalanan Hidup R.B. Setiawanta
Waktu Baca 4 Menit

Andrie Yunus Pernah Dilaporkan, Praktisi Hukum: Tegakkan Prinsip Equality Before The Law

Waktu Baca 5 Menit

Bareng DPR, Komdigi Perkuat Kolaborasi Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak

Waktu Baca 2 Menit

Pentingnya Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

Literasi Digital Adalah Bentuk Nyata Bela Negara di Era Modern

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

Klaim Sudah Pegang Saham Ojol, Danantara Bakal Tambah Jumlah Saham Lagi

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Ekonomika

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?