MUI: Stop Saling Hujat Antar Sesama Anak Bangsa

"Saya kan cuma mengharap, mengimbau. Kalau tidak mau mengikuti atau mendengar saya, ya silakan saja. Tidak ada paksaan. Namun, jangan terus dihujat seolah saya membela penista agama, malah seperti saya penista agama. Ada apa dengan umat. Kok jadi begini,"

MUI: Stop Saling Hujat Antar Sesama Anak Bangsa

Telegraf, Jakarta – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin meminta umat menghentikan saling hujat antara sesama warga bangsa, apalagi sesama umat.

Menurut kiai Ma’ruf, dirinya dan MUI, dalam kasus puisi Sukmawati hanya mencoba menenangkan umat dan mengharapkan umat bisa memberi maaf kepada pihak yang memang sudah menyatakan khilaf dan meminta maaf.

“Saya kan cuma mengharap, mengimbau. Kalau tidak mau mengikuti atau mendengar saya, ya silakan saja. Tidak ada paksaan. Namun, jangan terus dihujat seolah saya membela penista agama, malah seperti saya penista agama. Ada apa dengan umat. Kok jadi begini,” ujar Ma’ruf Amin, pada Senin lalu (09/04/18), seusai peresmian Pekan Olahraga dan Seni Nasional (Persemanas) Pertama LP Maarif NU.

Menurut ketua umum MUI yang juga rais aam PBNU ini, sebaiknya umat Islam mengedepankan saling menyanyangi, saling berbaik sangka, serta saling asih.

“Jangan sedikit-sedikit saling hujat. Beda sikap, beda pendapat, itu biasa. Apakah gejala ini karena politik, saya tidak tahu persis, Mungkin saja politik sudah masuk di sini,” kata Kayai Ma’ruf. (Red)


Photo Credit : Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin meminta umat menghentikan saling hujat. | Antara/Zabur Karuru

Share