Merchandise Cara Bagi Musisi Untuk Bertahan di Tengah Pandemi

Merchandise Cara Bagi Musisi Untuk Bertahan di Tengah Pandemi

Merchandise Cara Bagi Musisi Untuk Bertahan di Tengah Pandemi

Telegraf – Musik dan merchendise selalu berkaitan dan tak bisa dipisahkan. Bahkan jualan merchandise bisa jadi alternatif cara musisi untuk bertahan di tengah pandemi.

Merchandise menjadi wujud perwakilan ekspresi, pesan, dan style sebuah band atau musisi maupun figur yang dapat mempererat ikatan emosional idola dengan penggemarnya. Merchandise yang biasa diburu antara lain seperti kaos, topi, syal, tas, dan lain-lain.

Lewat merchandise, seseorang jadi tahu nama-nama band atau musisi beken dari berbagai belahan dunia maupun Tanah Air.

Para penggemar pun mendukung perjalanan karier musisi atau band idolanya. Bahkan penjualan merchandise masih menjadi bagian yang cukup besar dari pendapatan seorang musisi.

Makanya, Anda selalu disarankan untuk mengenakan merchandise resmi dari vendor yang sudah mendapat lisensi langsung dari band atau musisi itu sendiri.

Namun untuk mencari merchandise asli dari para musisi tentu tak sembarangan. Anda perlu mendatangi distro berlisensi agar mendapat barang-barang asli ataupun langsung ke website oficial mereka masing-masing.

Masyarakat Indonesia masih senang merchandise dari para musisi Indonesia maupun luar negeri. Dari mulai musik metal seperti heavy metal, black metal, death metal, rock, pop, bahkan Kpop.

Tak hanya orang biasa, kalangan selebriti maupun tokoh ternama pun banyak mencari merchandise tersebut sebagai bentuk fanatisme dan tanda bahwa mereka juga adalah penggemar dan mengidolakan apa yang tercetak di merchandise itu.


Photo Credit: Vokalis band hard rock AS Guns N’ Roses, Axl Rose mengenakan kaos mercahndise Harley Davidson. REUTERS/Vincent West

 

Fajri Setiawan

close