Mensos: Ramadan Momentum Gerakan Sosial

Mensos: Ramadan Momentum Gerakan Sosial

"Jangan sampai terulang lagi seperti di Monas, lebih baik kita datangi mereka yang membutuhkan tidak dikumpulkan ditempat yang ramai yang bisa menimbulkan masalah,"

Mensos: Ramadan Momentum Gerakan Sosial


Telegraf, Jakarta – Menteri Sosial Idrus Marham mengatakan bulan Ramadan menjadi momentum bagi umat Islam untuk melakukan gerakan sosial.

“Bulan Ramadan momentum untuk melakukan gerakan sosial, ya tidak hanya Kemensos saja tapi seluruh umat yang ada,” kata Mensos di Jakarta, Selasa (22/05/18).

Pada bulan Ramadan, umat Islam dianjurkan berlomba-lomba untuk meningkatkan ibadah termasuk bersedekah kepada sesama dan kaum miskin.

Di samping itu, kondisi tersebut biasanya dimanfaatkan sebagian orang untuk mendapat penghasilan dari mengemis terutama di sekitar masjid. Sehingga jumlah pengemis biasanya bertambah pada bulan Ramadhan.

Untuk itu Mensos mengimbau kepada muslim yang memiliki kelebihan harta dan ingin berbagi dengan yang kurang mampu agar dilakukan secara tertib.

“Jangan sampai terulang lagi seperti di Monas, lebih baik kita datangi mereka yang membutuhkan tidak dikumpulkan ditempat yang ramai yang bisa menimbulkan masalah,” tambah dia.

Sebelumnya dalam acara pembagian sembako di Monas, Jakarta Pusat yang diadakan Forum Untukmu Indonesia (FUI) pada Sabtu, 28 April 2018, menelan korban yakni Mahesa Junaedi dan M Rizki Keduanya meninggal dunia setelah sempat mengantre sembako di Monas.

Sebelumnya di sejumlah daerah juga ada tragedi warga pingsan hingga meninggal karena berebut antre mendapatkan zakat fitrah dan sedekah. Sementara sejumlah lembaga seperti Baznas maupun Lazis yang dimiliki ormas Islam sudah menerapkan pola penerimaan secara lebih transparan lewat daring (online) serta diatur pembagiannya. (Red)


Photo Credit : Menteri Sosial Idrus Marham mengatakan bulan Ramadan menjadi momentum bagi umat Islam untuk melakukan gerakan sosial. TELEGRAF/Koes W. Widjojo

 

KBI Telegraf

close