Menpora Apresiasi Atlet Perbafi Yang Raih Prestasi di Mortal Battle 2018

Menpora Apresiasi Atlet Perbafi Yang Raih Prestasi di Mortal Battle 2018

"Luar biasa, Perbafi turut andil mengangkat martabat bangsa dengan mempersembahkan medali. Dan setelah keikutsertaan di berbagai negara saatnya pula Perbafi bisa bawa ajang serupa ke Indonesia. Hadirkan sebanyak-banyaknya ajang dunia atau internasional ke Indonesia. Tunjukkan bahwa Indonesia tidak kalah dengan negara manapun dalam menyelenggarakan kejuaraan dunia,"

Menpora Apresiasi Atlet Perbafi Yang Raih Prestasi di Mortal Battle 2018


Telegraf, Jakarta – Berprestasi di ajang Mortal Battle Profesional dan Amatir 2018 di Singapura, pengurus Persatuan Binaraga dan Fisik Indonesia (Perbafi), diantar Ketua FORMI Hayono Isman, diterima Menpora Imam Nahrawi di Ruang Kerja Lantai 10 Graha Pemuda, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (16/04/18) siang.

Persatuan Binaraga dan Fisik Indonesia (Perbafi) yang menginduk ke Federasi Olahraga Masyarakat Indonesia (Formi) serta di dunia menjadi anggota organisasi binaraga tertua NABBA (National Amateur Body-Builders Association), belum lama ini, mempersembahkan medali di ajang Mortal Battle di Singapura.

Diikuti 20 negara, Indonesia mengirimkan 10 atlet. Dari total jumlah tersebut, tujuh atlet memperoleh medali dengan rincian lima medali emas dan dua perak. Para atlet yang  mempersembahkan medali itu, antara lain, Revino Tumajar, Ifa, Flo Carolyna, Doddy Syahputra, G Kawirarang, Offisial Budiarto, Rinche, Tobok Pakpahan, Milan Yu, Valentino Sahat.

“Luar biasa, Perbafi turut andil mengangkat martabat bangsa dengan mempersembahkan medali. Dan setelah keikutsertaan di berbagai negara saatnya pula Perbafi bisa bawa ajang serupa ke Indonesia. Hadirkan sebanyak-banyaknya ajang dunia atau internasional ke Indonesia. Tunjukkan bahwa Indonesia tidak kalah dengan negara manapun dalam menyelenggarakan kejuaraan dunia,” tutur Menpora.

Olahraga binaraga mengedepankan sisi fitnes dan fisik. Olahraga itu berada di jalur olahraga masyarakat. Jadi yang paling penting adalah bagaimana mampu mengedukasi masyarakat untuk terus hidup sehat, bugar, dan terus bersemangat menyongsong masa depan Indonesia yang terus cerah.

“Siapkan piagam penghargaan, dan coba dikoordinasikan dengan car free day dan kegiatan gelinding bola raksasa Asian Games dan Asian Para Games 2018, agar bisa bersinergi dan dapat diketahui masyarakat luas tentang olahraga binaraga dan fisik ini,” harap Menpora. (Red)


Photo Credit : Menpora berikan apresiasi kepada atlet Perbafi yang raih prestasi di Mortal Battle 2018. | Telegraf/Koes W. Widjojo

KBI Telegraf

close