Mendag Keluarkan SOP di New Normal Baru Untuk Pusat Perbelanjaan

Mendag Keluarkan SOP di New Normal Baru Untuk Pusat Perbelanjaan

Telegraf, Jakarta – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menjelaskm kemendag mempersiapkan tatanan ‘new normal’ Kementerian Perdagangan telah mempersiapkan Prosedur Standar Operasi (SOP) protokol kesehatan dalam aktivitas perdagangan di masa transisi. SOP ini tertuang dalam Surat Edaran Mendag Nomor 12 Tahun 2020 tentang Pemulihan Aktivitas Perdagangan yang Dilakukan pada Masa Pandemi Covid-19 dan New Normal.

Agus menjelaskan, berdasarkan surat edaran tersebut, terdapat beberapa protokol kesehatan yang harus dipatuhi masyarakat. Protokol kesehatan tersebut, antara lain mewajibkan semua petugas dan pegawai wajib menggunakan masker, tameng wajah (face shield), dan sarung tangan selama melayani konsumen, mewajibkan pengunjung memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan dan atau hand sanitizer, mengecek suhu tubuh pengunjung dan petugas, serta memastikan pengunjung selalu menjaga jarak saat naik lift, menggunakan eskalator, mengantri di kasir maupun selama melakukan aktivitas belanja.

“Pemerintah memutuskan untuk kembali membuka aktivitas perdagangan termasuk mal dan pusat perbelanjaan. Tujuannya, untuk memberikan dampak positif bagi perekonomian. Tentunya kami meminta semua pihak bahu-membahu untuk selalu melaksanakan protokol pengendalian pencegahan Covid-19 di pusat perbelanjaan secara ketat dan penuh kesadaran dalam memasuki era adaptasi kebiasaan baru,” ungkap Agus saat meninjau pelaksanaan protokol kesehatan di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, hari ini, Selasa (16/6).

Agus juga menjelaskan dalam menerapkan protokol kesehatan di new normal butuh dilakukan kerjasama antara pengelola pusat perbelanjaan dan dari masyarakat’ agar bisa memiliki kesadaran dalam ikut memutus mata rantai virus Covid -19.

“Protokol kesehatan harus dilakulan dengan letat dan disiplin serta kesadaran yang tinggi memang dalam mendorong sektor ekonomi untuk tidak terpuruk lebih dalam maka perlu nya dibuka saatnya aktivitas perdagangan sehingga untuk menggerakkan sendi-sendi perekonomian kita namun sesuai arahan bapak presiden keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama,” tutur Agus.

Baca Juga :   Perketat Ruang Pinjaman Online Tanpa Ijin OJK Gandeng Polri Untuk Penangananya

Lanjut Agus dalam tatanan kehidupan baru tersebut diharapkan tidak diikuti euforia masyarakat mengingat penambahan jumlah positif Covid-19 di Indonesia masih terjadi hingga saat ini. Pemerintah akan mengatur dan mengawasi kegiatan masyarakat yang berangsur-angsur kembali normal dengan tetap memperhatikan fakta yang terjadi di lapangan. (AK)


Credit Photo : Menteri Perdagangan Agus Suparmanto saat meninjau pelaksanaan protokol kesehatan di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, hari ini, Selasa (16/6)


Tanggapi Artikel